Dua Orang Tewas , Belasan Luka-luka

SuaraBanyuurip.com Ririn Wedia

Bojonegoro – Kecelakaan maut yang terjadi di jalur Bojonegoro- Padangan, tepatnya di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (13/11/2014), pukul 08.30 pagi tadi, antara Bus Cendana dengan truk, juga mengakibatkan kecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor dan mobil pick up.

Akibat kecelakaan lalu lintas itu, dua orang meninggal dunia (bukan empat orang seperti yang dikabarkan sebelumnya) dan belasan orang luka ringan dan berat. Dua orang meninggal dunia itu adalah Dwi Irwan Yuwono (41), warga Desa Denut, Denpasar, Bali yang merupakan sopir truk, dan Wulandari, (44), warga Desa Kalitidu, yang merupakan penumpang Bus Cendana.

Sedangkan jumlah korban yang mengalami luka-luka sebanyak sembilan belas orang. Rinciannya, sepuluh orang luka ringan dan sembilan orang mengalami luka berat. Mereka mendapat perawatan di rumah sakit PKPU Kalitidu dan Puskemas Kalitidu. Namun dari belasan korban luka-luka itu, satu orang yang mengalami luka berat yang sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas Kalitidu, akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan karena kondisinya kritis.

Kepala Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro, AKP Anggi Saputra, menjelaskan kronologis kecelakaan berawal ketika Bus Cendana bernomor polisi AE 7304 UB, yang dikemudikan Sunyari,(62), warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi,  melaju dari arah timur menyalip mobil box yang belum diketahui pelat nomor polisi di Dusun Dangkep, Desa Sumengko. Saat sedang menyalip itulah dari arah berlawan melaju dengan kencang mobil truk bernomor polisi AG 9055 UD yang dikemudikan Dwi Irwan Yuwono.

Baca Juga :   Bengawan Solo di Bojonegoro Siaga 2, BPBD : Belum Ada Laporan Rumah Warga Terdampak

Karena jarak sudah dekat, sopir Bus Cendana jurusan Ngawi – Bojonegoro tak sempat menghindar. Tabrakan pun tak terelakkan. Saking kerasnya, badan bus oleng hingga melintang ditengah jalan raya. Pada saat bersamaan dari belakang bus muncul sepeda motor bernomor polisi K 3958 CD dengan kecepatan tinggi yang dikemudikan Heri Aminanto, warga Desa Klodan, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Korban tak bisa menghindari dan menabrak bagian belakang bus yang melintang. 

Sedangkan dari arah barat, melaju sebuah mobil pick up dengan kecepatan tinggi juga tak bisa menghindari body truk yang terlibat kecelakaan dengan Bus Cendana. Mobil pick up itu menghantam bagian belakang truk hingga bumpper depannya pesok.

“Kita masih mendalami kasus kecelakaan ini. Saat ini korban luka sedang mendapat perawatan. Sedangkan dua korban meninggal sudah kita serahkan kepada masing-masing keluarganya,” kata Anggi.

Ia menambahkan, akibat kecelakaan ini kerugikan materi ditaksir mencapai Rp 25.000.000.(rien)

Berikut data korban yang dirawat di Rumah Sakit PKPU Kalitidu :

1. Tomo, warga Desa Semenkidul, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro

Baca Juga :   Perkawinan Anak Tertinggi se Pantura, PD Aisyiah Bojonegoro Lakukan Pencegahan

2. Mariadi (59) Warga Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro

3. Wantono (51) Warga Kelurahan Ledokwetan, Kecamatan Kota Bojonegoro

4. Andrika, Warga Desa/Kecamatan Tambakrejo

5. Panijah, Warga Desa/Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah

6. Pakis (46) Warga Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro

7. Eka (21) Warga Ngawi

8.Pipit Ofita Al Muttakin (18) Warga Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro

9. Redy Tri Heri Sasongko (37) Warga Desa Sumberejo, Blitar

10. Rafika (33) Warga Jalan Lettusuwolo, Kabupaten Bojonegoro

11. Wiji (30) Warga Desa Bedoyo, Magetan

12.Surati, Warga Desa Rekol, Kecamatan Soko, Tuban

13. Andriyani (14) Warga Surabaya

14. Munawaroh (14) Warga Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Bojonegoro

15. Aromiatul Munawaroh (4,5) Desa Pumpungan, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro

16. Aim Haroyati (30) Desa Pumpungan, Kalitidu, Bojonegoro

17. Novan Rendi (23) Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro

18. Agus Santoso, Warga Ngawi.

19. Usrok langsung dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *