SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Dalam pengembangan swasembada pangan, Dirjen PSP Kementan RI, Gatot Irianto bersama Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Eko Wiratmoko, dan Aster Kasdam V/ Brawijaya Kolonel Inf Joko Hadi S, melakukan kunjungan kerja (Kuner) di Kodim 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (23/2/2015) kemarin.Â
Kunker tersebut dilakukan dalam rangka peninjauan Posko kesiapan pencanangan swasembada pangan di wilayah Kodim 0813 Bojonegoro. Petinggi TNI itu tiba di Makodim Jalan Hos Cokro Aminoto sekira pukul 17.30 WIB, di sambut langsung oleh Komandan Kodim 0813/ Bojonegoro Letkol Arh Sjahrir Rijadi bersama Para Pasi Kodim 0813, Danramil, dan jajaran anggota Kodim 0813 lainnya.
Dandim 0813/ Bojonegoro, Letkol Arh Sjahrir Rijadi, dalam siaran persnya mengatakan, pencanangan swasembada pangan perlu dilakukan mengingat ratusan hektar lahan pertanian di wilayah Kabupaten Bojonegoro mayoritas telah terbebaskan untuk fasilitas kepentingan umum. Salah satunya adalah digunakan untuk lokasi proyek migas Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam.
“Dengan berkurangnya lahan pertanian tentunya juga mempengaruhi kondisi persediaan pangan bagi rakyat. Karena, hasil panen dari sektor pertanian yang didapat petani pasti berkurang. Jadi, meguatkan swasembada pangan itu perlu dilakukan dengan serius,” ungkap Sjahrir Rijadi saat memberikan paparan.
Dia menjelaskan, salah satu cara untuk menguatkan swasembada pangan adalah melalui pemanfaatan lahan yang kosong untuk ditanami berbagai tanaman pertanian. Cantohnya, padi, cabe, tomat, dan tanaman pertanian lainnya. Lain itu, untuk mewujudkan semuanya juga telah diperintahkan jajaran anggota TNI mulai Danramil hingga Babinsa untuk selalu bermanunggal dengan rakyat tanpa membeda-bedakannya, dan jangan menyakiti rayat.
“Karena, tanpa bantuan rakyat niscaya semua ini akan terwujud. Alhamdulillah beberapa waktu kami telah menanam bibit cabe unggul berjenis cabe merah, hijau dan rawit sebanyak 3.000 batang di lahan kosong milik Gimin, warga Dusun Kemiri, Desa Prigi, Kecamatan Kanor, seluas 750 meter persegi,” tegas Sjahrir.
“Saya minta semua anggota TNI bersama rakyat terus bahu-membahu memaksimalkan pelaksanaan program pencanangan swasembada pangan ini. Tentunya juga harus menciptakan suasana yang aman, tertib dan lain sebagainya,” pesan Pangdam V / Brawijaya, Mayjen TNI Eko Wiratmoko seusai kegiatan paparan dan pengecekan kesiapan posko ketahanan pangan bersama Dirjen PSP Kementan RI, Gatot Irianto dan Aster Kasdam V/BRW Kolonel Inf Joko Hadi S.
Hadir dalam perhelatan tersebut adalah, JM Petrokimia Gersik, M Sowi, Kepala BP3K Petrokimia Gersik, Sigit, Kepala STPP/ Sekolah Tinggi Penyuluhan dan Pertanian Malang, Siti Mulifah, Sekdin Pertanian Bojonegoro, Bambang Sutopo, Para Pasi Kodim 0813/Bojonegoro, dan seluruh jajaran Danramil se-Kabupaten Bojonegoro. (sam)