SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kusnan, (35), peternak  sapi asal Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat rejeki berlipat ganda menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. Sapinya banyak terjual untuk hewan qurban, bahkan ada yang dibeli Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
“Alhamdulillah banyak yang pesan untuk sembelihan qurban, mulai harga Rp30 juta sampai Rp90 juta,” ujar Kusnan kepada suarabanyuurip.com melalui telepon genggamnya, Senin (14/9/2015).
Ada tiga ekor sapi milik Kusnan yang sudah terjual. Satu di antaranya dibeli Jokowi melalui salah seorang utusan presiden yang datang kerumahnya. Jenis sapi yang dibeli Jokowo adalah cimental dengan bobot 9 kwintal seharga Rp50 juta.
“Awalnya utusannya presiden menawar sapi dengan bobot 1,3 ton seharga Rp100 juta, tetapi tidak deal dan membeli yang Rp50 juta,” kata Kusnan, mengungkapkan.
Sedangkan sapi lainnya dibeli Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Dengan bobot 8 kwintal seharga Rp45 juta, dan seorang pengusaha asal Kediri yang membeli sapi berbobot 1.2 ton senilai Rp90 juta.
“Besuk Selasa sapi yang dibeli utusan presiden, gubernur dan pengusaha di kediri akan kami kirim,” ujarnya.
Selain tiga ekor sapi yang sudah terjual, Kusnan memiliki belasan sapi dengan ukuran berat cukup berat mulai 5 kwintal hingga 1,3 ton.
“Untuk yang bobotnya paling berat hingga hari ini masih dikandang, belum dibeli orang,†ucap Kusnan.
Selama ini sapi milik Kusnan sudah menjadi langganan pejabat negara untuk qurban. Salah satunya Gubernur Soekarwo yang sudah enam kali lebaran Idul Adha ini membeli sapinya.
Semua sapi yang dijual ini hasil pembeliannya setahu lalu kemudian dirawat sendiri. Perekornya, dia membeli antara Rp20 juta hingga Rp40 juta. Setelah dirawat selama setahun, sapi-sapi itu terjual seharga Rp50 hingga Rp95 juta.
“Tidak ada perawatan khusus. Seperti peternak lainnya, saya beri pakan rumput terkadang jerami. Cuma bedanya dalam sehari saya beri minum tiga sampai empat kali dengan campuran garam, dedek dan ampas tahu,” paparnya.
Selain disiapkan untuk hewan qurban, sapi yang dipelihara Kusnan sering kali menjuarai kontes yang digelar sekitar Jawa Timur. Terakhir, sapi seberat 1,2 ton yang dibeli orang Kediri itu berhasil menjuarai lomba kontes hewan di pasar Agrobis Lamongan.
“Tiap ikut lomba sapi-sapi saya pasti menang,” pungkasnya.(rien)