SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sebanyak Enam anggota Marinir menunjukkan kebolehannya, melakukan aksi terjun bebas dari Helikopter TNI dengan ketinggian sekira 800 meter di atas langit Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Aksi tersebut diakhiri dengan pendaratan di tengah Alun-alun Bumi Wali disambut ratusan marinir, dan ribuan masyarakat setempat, Sabtu, (21/11/2015).
Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal TNI, Buyung Lalana, mengatakan, aksi terjun bebas merupakan serangkaian acara menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70, sekaligus memperingati Hari Jadi Tuban (HJT) ke-722.
Penerjun tersebut merupakan prajurit pilihan, dan terlatih. Salah satunya prajurit marinir asal Kabupaten Tuban yang ikut serta dalam atraksi bebas tersebut.
“Terjun bebas menjadi salah satu program latihan bagi marinir,†kata Mayjen Buyung kepada SuaraBanyuurip.com.
Ke-enam penerjun tersebut memulai aksinya di ketinggian kurang lebih 800 meter, kemudian mengatur formasi membentuk spiral dengan jarak yang tidak membahayakan antar penerjun.
Tak sampai 15 menit penerjun pertama melakukan pendaratan dengan aman, diikuti penerjun berikutnya. Sampai penerjun kelima secara mendadak mendarat, di tengah kerumunan masyarakat yang menikmati atraksi tersebut.
Tak lama kemudian, prajurit tersebut segera dibawa mobil ambulance untuk mendapatkan perawatan intensif. Akhir dari atraksi ditutup dengan pengibaran bendera Marinir sampai mendarat di titik yang telah ditentukan.
Salah seorang warga asal Kecamatan Palang, Ahmad Fatoni, mengaku, sangat gembira menyaksikan atraksi terjun bebas yang dilakukan para prajurit marinir tersebut.
“Sempat kaget melihat salah satu penerjun mendarat di kerumunan penonton,†katanya.
Pihaknya berharap atraksi serupa lebih sering dipertunjukkan, sehingga masyarakat lebih dekat dan mengenal ketangguhan marinir. Sekaligus mewujudkan kekuatan marinir yang berkarakter dan berwawasan maritim.
Sebelum aksi tersebut, ratusan marinir menghibur masyarakat dengan melakukan kirab menulusuri jalan protokol sepanjang 2,8 kilometer. Beberapa prajurit yang terlibat dalam kirab tersebut meliputi, 31 personil TNI-AD, 31 Polri, 150 pelajar, dan 22 unit terdiri dari delapan kendaraan tempur, dan kendaraan pasukan.
Ratusan prajurit tersebut start menelusuri Jalan Veteran, Basuki Rahmat, KH, Ahmad Dahlan, Pemuda, Panglima Sudirman, dan finish di Alun-alun Tuban. Selain itu, sedikitnya ada 30 marinir melakukan giat kolone senjata dihadapan Dankormar, dan Bupati Tuban. (Aim)