SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 1.580 calon jemaah haji (CJH) Bojonegoro, Jawa Timur telah mengikuti manasik haji massal tingkat kabupaten di Go Fun Entertainment Complex kemarin. Sedangkan sebanyak 115 CJH cadangan masih belum melaksanakan manasik haji, karena akan dijadwalkan secara khusus.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Abdulloh Hafidz mengatakan, manasik haji tingkat kabupaten sudah digelar selama dua hari, yakni dilaksanakan pada Rabu (16/4/2025) hingga Kamis (17/4/2025) kemarin.
“Tercatat 1.580 CJH mengikuti manasik haji tingkat kabupaten di Go Fun Entertainment Complex kemarin. Jemaah haji tersebut menerima pemaparan materi seputar ibadah haji, hingga praktik ibadah haji,” katanya, Jumat (18/4/2025).
Dia menjelaskan, Kemenag Bojonegoro membagi manasik haji menjadi dua tahap. Yakni, manasik haji yang dilaksanakan di kantor urusan agama (KUA) pada setiap kecamatan selama enam hari, dan tingkat kabupaten.
“Untuk jemaah cadangan sebanyak 115 CJH masih belum melaksanakan manasik haji. Rencananya akan dijadwalkan manasik secara khusus,” kata Hafidz.
Jumlah CJH cadangan tersebut dipastikan bisa berangkat ke tanah suci tahun ini. Kepastian itu dibuktikan dari surat pernyataan siap berangkat yang telah diisi, terutama bagi yang sudah melakukan tes kesehatan dan pelunasan.
Nantinya, lanjut Hafidz, CJH cadangan menggantikan posisi CJH regular yang tidak jadi berangkat karena sejumlah alasan. Namun untuk keberangkatan haji di Bojonegoro pada tahun ini masih belum pasti, karena kloter keberangkatan belum dibentuk.
“Belum ditentukan kloternya. Kemungkinan, sekitar 20 Mei mendatang,” tambahnya.
Sementara Kepala Kemenag Bojonegoro, Abdul Wahid mengimbau, para jemaah untuk memperbaiki niat dalam pelaksanaan ibadah haji. Termasuk, dalam mengikuti pelaksanaan manasik haji ini.
“Apalagi masa tunggu haji yang tidak sebentar, yakni mencapai sekitar 34 tahun dari pendaftaran. Sehingga menata niat sangat penting,” tandasnya.(jk)




