SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Wartawan di Blora, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawan Blora (FKWB) bakal menggelar sarasehan Pilkada damai yang akan dilaksanakan di Pendapa Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Blora, Sabtu (5/12/2015) mulai pukul 08.00 besok.
Ketua Panitia Sarasehan, Abdul Muiz, mengemukakan, Pilkada yang damai dan berkualitas menjadi keinginan seluruh masyarakat. Menurutnya, wartawan sebagai salah satu komponen masyarakat ikut memiliki andil pula dalam mewujudkan Pilkada yang damai dan berkualitas.
“Karena itulah kami menggelar sarasehan,” ujarnya, saat rapat persiapan di Pendapa Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika (DPPKKI), Jum’at (4/12/2015).
Perwakilan dari semua komponen masyarakat akan diundang dalam acara sarasehan. Diantaranya penyelenggara Pilkada, tim kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, badan eksekutif mahasiswa, pengurus osis hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
Selain itu juga Forkompimda dan pejabat dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta anggota DPRD. Sarasehan ini akan disiarkan langsung Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Gagak Rimang.
“Diharapkan melalui sarasehan nanti muncul pemahaman bersama terhadap pentingnya Pilkada yang damai dan berkualitas dalam rangka kesinambungan pembangunan,’’ tandasnya.
Sarasehan yang bakal dibuka Penjabat (Pj) Bupati, Ihwan Sudrajat ini menghadirkan tiga narasumber. Yakni Rektor Universitas Muria Kudus (UMK) Dr Suparnyo SH MS, mantan komisioner KPU Kabupaten Tuban Jawa Timur, Trawoco Hadikusomo, serta Ketua KPU Blora, Arifin.
Menurut Abdul Muiz, ketiga narasumber itu akan mengupas potensi konflik dan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mengantisipasinya.
“Dengan demikian akan terwujud Pilkada yang damai dan berkualitas,’’ katanya.
Rencananya, sarasehan akan digelar dua kali. Untuk sarasehan kedua nanti akan digelar setelah Pilkada. Tentu dengan nara sumber dan tema yang berbeda, yakni membuka lembaran baru untuk melaksanakan program pembangunan sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih dalam Pilkada.
Penasehat FKWB, Urip Daryanto menambahkan, wartawan mempunyai tanggungjawab moral terciptanya suasana kondusif di tengah masyarakat. Dia pun mendukung penuh kegiatan yang dilakukan para wartawan tersebut.
“Ini merupakan bentuk nyata sumbangsih para wartawan untuk kemajuan daerah,” tegas wartawan senior koran Suara Merdeka ini. (Ams)