SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Ketua Forum Masyarakat Indonesia Berwawasan Global (Formasi- G), Suyoto Rois, meyakinkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Tuban, Jawa Timur untuk optimis terhadap produk lokalnya. Sebenarnya apabila produk daerah diolah lebih baik bakal memiliki ciri khas, dan nilai tawar tersendiri di kanca internasional.
“Produk Tuban harus mampu go Internasional,” kata Suyoto Rais, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui usai Simposium Nasional di kompleks Pendhapa Krida Manunggal Tuban, Sabtu (20/02/2016).
Putra daerah Tuban yang telah 20 tahun di Negeri Sakura Jepang tersebut, memiliki visi meningkatkan daya saing produk lokal. Dimana Tuban dengan 20 kecamatan memiliki produk dengan ciri khasnya berbeda.
Beberapa hasil alam serupa jagung, kelapa, dan singkong sebenarnya memiliki potensi tinggi. Apalagi tanaman tersebut mudah diperoleh di wilayah setempat.
 “Pasca simposium timnya akan membuat Roadmap Tuban go global,” ujar pria kelahiran Kecamatan Singgahan, Tuban tersebut.
Pihaknya telah berkomitmen mengembangkan SDM Indonesia, menjadi tuan rumah di Negeri sendiri. Selain itu menyiapkan kompetisi di pasar global, dan menyinergikan potensi Nasional untuk mengembangkan industri rakyat di Nusantara.
 Tidak hanya itu, apabila semua elemen masyarakat Tuban siap, Pemda melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dapat mengolah sumber air lokal menjadi air kemasan berkualitas.
“Banyak sumber air yang dapat dikelola sebagai tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.
Saat ini tinggal komitmen, dan keseriusan Pemda bersama masyarakat untuk menyinergikan mindset untuk maju. Urusan modal dapat dibicarakan, apalagi pemasaran dapat dibantu oleh Formasi-G.
Selaku putra asli Tuban, pihaknya tidak menutup mata. Berangkat dari kemiskinan dan keterbatasan, akhirnya mampu melanjutkan studi di Jepang.
“Saya buktikan ketika ada kemauan pasti ada jalan,” ungkapnya.
Diketahui, Formasi-G memiliki koordinator pusat, dan beberapa wilayah lain diantaranya, Lampung, Manado, bandung, Sumedang, Bogor, Tuban, Bojonegoro, dan Kabupaten/kota se- Indonesia.
Sementara, Bupati Tuban, Fathul Huda, mengapresiasi iktikad dari ketua Formasi-G tersebut. Selaku putra asli Tuban sudah idealnya kembali, memajukan daerah tanah kelahirannya.
“Pemda bakal danai seluruh kegiatan Formasi-G di Tuban,†sambungnya. (Aim)