SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, Jawa Timur, meminta mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, mampu memetakan arah demokrasi Indonesia. Sebab memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), demokrasi harus termonitor melalui riset ilmiah akademisi.
“Harus ada riset tentang arah demokrasi,” kata Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Noor Nahar Husain, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi setelah memberikan kuliah umum terhadap mahasiswa Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unirow Tuban, Jumat (22/4/2016).
Peta demokrasi sangat penting peranannya bagi perkembangan daerah, baik kebijakan yang diambil maupun kesiapan menyambut MEA sendiri. Riset ilmiah tersebut harus fokus terhadap iklim politik dan kebijakan Presiden RI, Joko Widodo di Ibu kota. Sehingga apapun kondisi pusat, daerah sudah siap mengahadapi konsekuensinya.
“Sebut saja kebijakan pajak yang tidak sesuai target,” imbuh Noor Nahar.
Akibat kondisi tersebut Dana Bagi Hasil (DBH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tuban, pada triwulan IV tahun 2015 belum ditransfer. Hal demikian jelas sangat merugikan daerah, padahal sesuai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2016, DBH tersebut harus tersalurkan ke berbagai sektor.
Tetapi planing tersebut harus tertunda menunggu pencarian dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) pusat. Sesuai target anggaran tersebut bakal dialokasikan ke sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan infrastruktur.
“Riset ilmiah tersebut dapat menganalisa informasi di media masa,” tambahnya.
Sehingga atas kontribusi tersebut akademisi Unirow memiliki peran mengawal perkembangan daerah. Bukan hanya memproduksi tenaga pendidik semata, namun juga andil di era MEA.
Meskipun Tuban masuk dalam peta industrialisasi Jawa Timur, pihaknya mengakui baru sektor pariwisata yang siap di era MEA. Berbagai kebijakan daerah telah diambil, tetapi perkembangan sektor lainnya masih lamban.
“Dalam era MEA harus ada komitmen bersama,” ungkapnya.
Komitmen tersebut bukan hanya soal menggunakan produk asli Tuban, melainkan mencintai dan melestarikan budaya.
Sementara, Rektor Unirow Tuban, Supiana Dian, sangat mengapresiasi kedatangan Wabup Tuban mengisi kuliah umum di Unirow. Pihaknya berharap seluruh mahasiswa serius mengembangkan riset ilmiah, serta menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Diantaranya melakukan riset, dan pengabdian masyarakat,” singkatnya. (Aim)