Eksploitasi Gas Lengo Belum Berjalan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa), menegaskan, hingga kini proses eksploitasi PT KrisEnergy selaku operator Gas Lengo Bulu belum berjalan. Sebab KrisEnergy masih konsentrasi melakukan eksplorasi di Blok Sakti terletak sebelah barat Blok Bulu.

“Beberapa waktu lalu KrisEnergy masih mengecek Blok Lapangan Sakti yang terletak di Perairan utara Kabupaten Rembang, Jawa Tengah,” kata Kepala Perwakilan SKK Migas, Jabanusa, Ali Masyar, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (30/6/2016).

Tetapi eksplorasi tersebut belum membuahkan hasil. Sehingga pasca tahap tersebut informasi dari KrisEnergy baru bergeser ke Blok Bulu. Setiap proses eksplorasi tentunya harus diperhitungkan berapa persen kegagalannya, sebab apabila gagal jelas biayanya akan hilang begitu saja.

“Tapi untuk usaha Hulu Migas hal tersebut sudah biasa,” Imbuh Ali Masyar.

Menyikapi potensi Migas di Tuban, SKK Migas berharap besar informasi yang diolah jurnalis tetap profesional. Sehingga ketika produksi berhasil akan berdampak nyata terhadap perekonomian warga, maupun pendapatan daerah berupa Dana Bagi Hasil (DBH).

Baca Juga :   Kontraktor Ring 1 Berharap Dilibatkan di Proyek EPC

Sementara, Koordinator Lapangan KrisEnergy wilayah Tuban, Amir, menyebut, belum ada perkembangan apapun soal eksplorasi Gas Lengo. Misalnya ada, pasti fokus terhadap pemasangan instalansi gas, menuju Kawasan Industri Tuban (KIT) di Kecamatan Jenu.

“Belum ada perkembangan, Mas,” sambungnya.

Diketahui, Blok Bulu berada di lepas pantai utara Desa Bulu, Kecamatan Bancar, Tuban. Blok yang mengandung akumulasi gas ditemukan saat proses eksplorasi Sumur 1, tahun 2008 dan 5 tahun kemudian dilakukan kajian penemuan sumur 2.

Selain Blok Bulu, KrisEnergy juga menemukan dua titik cadangan gas yang diproyeksikan mampu memasok energi di Jawa Timur, dan menekan impor minyak dan diesel Nasional. Dua titik tersebut struktur East Lengo di Blok East Muriah, terletak di sebelah timur Blok Bulu. Serta Blok Eksplorasi Sakti terletak sebelah barat Blok Bulu.

Dalam pengembangan ketiga lapangan  gas tersebut, sekira 60 sampai 80 persennya dapat diproduksi secara komersial. Selain itu sekira 359 miliar kaki kubik cadangan terambil berada di struktur gas Lengo. (Aim)

Baca Juga :   Pemkab Blora Segera Buka Pendaftaran Dirut PT BPE

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *