SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Warga Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, meminta Pertamina Eksplorasi dan Produksi (P EP) Asset 4 Filed Cepu, mempercepat perbaikan jalan menuju Sumur Tapen 02. Sebab hingga kini, banyak ditemui ruas jalan berlubang sepanjang 700 meter menuju Sumur Tapen 02.
“Sangat berbahaya bagi pengguna jalan saat malam hari,” kata Warga Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Sholihin, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (13/7/2016).
Menurutnya, kerusakan jalan Tapen mulai bertambah sejak ada kendaraan moving alat berat menuju lokasi pemboran atau drilling eksplorasi Tapen 02. Sebelumnya juga rusak tetapi tidak terlalu parah. Pihaknya menghimbau pengguna jalan harus berhati-hati ketika melintas saat malam hari, sebab belum ada penerangan jalan yang memadai.
“Sejak dua hari terakhir warga memasang pohon pisang di tengah ruas jalan dan memasang lampu oncor tradisional,” imbuhnya.
Tujuan pemasangan lampu oncor dan pohon pisang tersebut untuk mengurangi kecelakaan. Meskipun belum ada korban dari jalan berlubang, namun Pemerintah Daerah (Pemda), maupun P EP perlu memperhatikan kondisi infrastruktur desa.
“Kalau kondisi jalan baik tentunya proses eksplorasi sumur Tapen juga cepat,” tambahnya.‬
Menyikapi reaksi warga Tapen soal kondisi jalan rusak, Field Manager Pertamina EP Aset 4 Cepu, Agus Amperianto, berkomitmen melaksanakan perbaikan jalan secara estafet.
“Prinsipnya kita sudah siap perbaikan secara berkelanjutan, sementara dengan tambal sulam hingga seluruh kegiatan di Tapen-02 selesai,” sambungnya.
Saat ini P EP terus berkoordinasi  dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pekerjaan Umum (PU) Kecamatan Senori, rencananya perbaikan permanen akan dilakukan menggunakan aspal hot-mix ketika aktivitas alat berat selesai.
Diketahui, Pertamina EP Asset 4 Filed Cepu, sudah mempersiapkan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar untuk perbaikan jalan di Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Perbaikan infrastruktur jalan untuk menunjang proses ekplorasi Sumur Tapen (TPN) 02 di Desa Sidoharjo itu dimulai tanggal 11 Juni 2016 lalu.
Jumlah anggaran tersebut diperuntukan untuk ruas jalan yang dilalui kendaraan berat operasional TPN 02. Sedangkan dalam kegiatan pemboran tersebut, Pertamina EP hanya menyiapkan Rp 500 juta. Dengan catatan perbaikan ruas jalan sifatnya hanya pengembalian pada kondisi semula, bukan peningkatan kualitas jalan.
Sesuai rencana awal, perbaikan jalan dijadwalkan bulan Oktober 2016. Sebelum perbaikan dimulai Pertamina EP harus menyelesaikan seluruh planing (rencana) lelang dan anggaran.
Sesuai surat pemberitahuan progres kegiatan TPN 02 tanggal 7 April 2016 kepada Pemda Tuban, Pertamina EP berkomitmen memperbaiki beberapa ruas jalan meliputi Jalan Desa Sidoharjo menuju Wonosari, dari Biyangbali menuju Ngobrak, Desa Senori menuju Desa Banyuurip, dan dari Desa Senori menuju Desa Sembung. (aim)