SuaraBanyuurip.com -Â G Citrapati
Bojonegoro – Puluhan Guru perwakilan dari 20 Sekolah mengikuti Pelatihan Media Kreatif Untuk Pendidikan di Ruang Lab Bahasa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (13/09/2016),Â
Pelatihan Media Kreatif Untuk pendidikan yang dilaksanakan selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu, tanggal 13 – 14 September  2016 ini, diprakarsai oleh Organisasi Relawan TIK Bojonegoro dan didukung oleh operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Pada acara Pelatihan Media Kreatif untuk pendidikan ini, selain dihadiri perwakilan guru dari 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan SMA se-Bojonegoro dihadiri pula oleh Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Drs. Hanafi, MM.
Pada pembukaan acara Drs. Hanafi, MM, berharap pelatihan Media Kreatif untuk Pendidikan ini dapat memberikan dampak positif yakni pembekalan keterampilan Guru – Guru di Bojonegoro.
“Penting bagi Guru untuk memahami aspek Meaningful dan Joiningful dalam pembuatan materi pembelajaran. Sehingga siswa bisa menyerap ilmu baru dengan waktu singkat dan mudah dimengerti serta menyenangkan,†ungkapnya.
Selaras dengan Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, perwakilan dari EMCL, Wahyu Sadewo juga. Dia berharap agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para guru.
“Semoga kegiatan ini dapat memberi keterampilan positif lewat pemanfaatan Audio Visual  guna pembuatan materi pembelajaran siswa yang kreatif,†ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak jam 9.00 WiB hingga jam 15.00 WIB ini diisi oleh Pemateri Dr. Ronal Mongkau, Ketua Bidang Studi Broadcast Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta. Mengenai bagaimana cara membuat konten media Video untuk menunjang media pembelajaran.
Ronal juga mengajarkan bagaimana caranya membuat VLOG (Video Blogger), yang saat ini sedang trend bagi masyarakat online (netizen). Guru-guru yang menjadi peserta pelatihan media kreatif untuk pendidikan kali ini sangat antusias mengikutinya.
Salah satu peserta pelatihan, Arif Rohman, S.Pd, perwakilan guru dari SMPN 5 Bojonegoro merasa sangat senang adanya pelatihan media kreatif ini.
“Saya sudah tiga kali mengikuti pelatihan guru yang dilaksanakan oleh Relawan TIK Bojonegoro. Pelatihan pembuatan media kreatif ini sangat bagus. Terkadang saya ketika belajar tentang IT kayak begini sampai lupa waktu,” ujarnya.
“Bahkan lupa waktu ngajar. Sedangkan kalau dirumah, malah bisa lupa sama istri juga, hehehe,†akunya disertai nada candaan. (citra)