SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), menganggarkan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari keuntungan pengelolaan penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Cepu sebesar sekitar Rp 38 miliar. Namun sesuai keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) hanya Rp 28 miliar yang digelontorkan untuk program CSR.
Anggaran CSR yang dikelola PT ADS tersebut berasal dari keuntungan PI Blok Cepu selama tiga tahun terhitung mulai 2018 hingga 2020.
Presiden Direktur PT ADS, Lalu M Syahril Majidi menyampaikan, anggaran CSR Rp 28 miliar yang diputuskan dalam RUPSLB untuk beberapa bidang. Yakni penanganan Covid-19, ekonomi, pengentasan kemiskinan (Aladin), kerohiman (spiritual), pemuda dan olahraga.
“Dari beberapa bidang CSR itu yang sudah jalan program penanganan Covid-19,” ujar Syahril, panggilan akrabnya, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (11/8/2021).
Dijelaskan, program CSR untuk pemutus mata rantai Covid-19 dianggarkan sebesar sekitar Rp 7,5 miliar. Anggaran tersebut diantaranya untuk pemberian paket sembako bagi 2.431 warga yang menjalani isolasi mandiri.
“Semoga ini bisa membantu masyarakat Bojonegoro khususnya yang terdampak pandemi,” harapnya.
Sedangkan besaran anggaran program CSR untuk bidang lainnya, lanjut Syahril, masih dikoordinasikan dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro.
“Rincian anggaran untuk program CSR yang lain kita masih menunggu proposal dari Bappeda,” tegasnya.
Oleh karena itu, pihaknya belum bisa memastikan kapan program CSR lainnya akan dilaksanakan.
“Harapan kami, lebih cepat lebih baik,” ucapnya.
Ditambahkan, pengawasan program CSR ini dilakukan langsung oleh Dewan Komisaris. Sedangkan Komite Pengawas CSR yang sebelumnya digagas tidak disetujui dalam RUPS.
“Yang disetujui adalah komite audit dan pemantau risiko,” pungkas Syahril.
Untuk diketahui, dalam pengelolaan PI Blok Cepu, PT ADS menggandeng PT Surya Energi Raya (SER), sebagai penyandang dana. Dengan persentase pembagian keuntungan 25% untuk ADS dan 75% PT SER.(suko)





