SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Kecelakaan beruntun antara truk bermuatan buah dengan satu bus di Jalan Tuban- Widang KM 9-9 Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur membuat jalur Pantura dipenuhi buah jeruk. Pemicu laka tersebut lantaran pengemudi Truck Diesel dengan Nopol DK-9483-FI, Jayadi (56) asal Desa Patas, Kabupaten Singaraja, Bali, tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya.
“Laka beruntun ini diawali olengnya truk yang dikemudikan Jayadi sekira pukul 07:15 WIB,” kata Kepala Unit Laka Lantas, Polres Tuban IPTU Nungky Sambodo, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (2/10/2016).
Truck Diesel berNopol DK-9483-FI yang berjalan dari arah Timur Ke Barat oleng saat melewati jalan menikung ke kanan. Saat itu kendaraan berjalan terlalu ke kiri, hingga membuat roda depan keluar dari badan jalan.
Ketika pengemudi berusaha kembali ke badan jalan, kendaraan oleng ke kanan tidak terkendali dan berjalan di lajur kanan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan dari barat ke timur datang truk tronton Nopol W-8233-UC yang dikemudikan Sarno, (60) asal Desa Sambongrejo RT 01/RW 02 Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
“Kecelakaan pertama tak dapat dihindari,” imbuhnya.
Tidak sapai disitu, kendaraan Truck Diesel yang dikemudikan warga asal Bali itu tetap melaju, dan mengalami tabrakan yang kedua dengan Bus Po Indonesia Nopol L-7564-UV yang dikemudikan Dahwan (28) asal Desa Candimulyo RT 02/RW 03, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang berjalan dari arah barat ke timur.
Naasnya Truk yang dikemudikan Jayadi seolah tak mau berhenti, akibatnya menabrak truk box lain Nopol W-9332-US yang dikemudikan Subagio (48) warga Urang Agung, Sidoarjo. Beruntung tidak ada korban jiwa, dan Jayadi mengalami luka patah tulang kedua kaki.
“Korban langsung dilarikan ke RSUD Dr.Koesma Tuban guna mendapat perawatan,” tambahnya.
Pasca oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), kerugian material ditaksir  mencapai Rp 50.000.000. Sekira pukul 09:10 WIB seluruh buah jeruk yang berceceran di Jalur Pantura dapat dibersihkan.
Pantauan suarabanyuurip.com, selama proses olah TKP dan pembersihan buah jeruk, jalur Pantura sempat macet dan tak lama kemudian kembali lancar. (Aim)