SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, berharap, seluruh pejabat yang menangani pengadaan barang dan jasa semakin meningkat kemampuannya dalam hal kepastian dan keberanian.
Hal ini diungkapkan setelah sosialisasi E-Katalog yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di Hotel Aston, Selasa (25/10/2016).
“Saat ini kita tengah memasuki era dunia yang bisa dikatakan tidak ada jarak dan segalanya menuntut untuk real time,” ujarnya.
Hal ini sejalan pula dengan tuntutan kepada aparatur pemerintah atau pejabat publik juga Senantiasa dituntut untuk meningkatkan profesionalisme dan bisa dipercaya.
Sekarang ini tuntutan dan keinginan masyarakat semakin cepat. Hal lain yang dituntut oleh publik selain aparat yang profesional dan terpercaya adalah masalah pencegahan korupsi khususnya pada pengadaan barang dan jasa.
Dua hal ini diindikasikan sebagai ladang penyalahgunaan baik itu di mark up atau mark down. Kini dengan hadirnya E-Katalog akan makin meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa.
“Dengan E-Katalog ini juga ada beberapa hal yang diwaspadai yakni kemungkinan adanya kongkalikong mereka penyediaan barang maupun jasa,” tukasnya.
Beberapa hal yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan mencegah pelanggaran atau penyelewengan keuangan negara yakni dengan Open Data Kontrak.
Beberapa waktu lalu Pemkab sudah melakukan hal ini sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi terhadap pengelolaan keuangan negara.
Selain penatausahaan tata kelola pemerintahan baik akuntabel dan transparan hal lain yang tak kalah penting adalah adanyab partisipasi publik. Meningkatnya partisipasi publik menjadi salah satu tolak ukur.
Seperti diketahui, E-Catalogue (Katalog Elektronik) adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang tertentu dari berbagai Penyedia Barang/Jasa Pemerintah.
Brandmanager Ayo Klik.Com wilayah Timur, Sugeng Irawan, menyampaikan, sosialisasi e-katalog ini dilakukan di lima wilayah antara lain Gresik, Tuban, Lamogan, Bojonegoro.
Dengan adanya e-katalog ini diharapkan akan meningkatkan layanan. Selama ini transaksi terpusat di Jakarta, kini dengan dibukanya cabang untuk wilayah Timur maka akan semakin meningkatkan layanan sekaligus mempercepat.
Sosialisasi ini di ikuti beberapa vendor dan LKPP. Peserta adalah seluruh pejabat pengadaan barang dan jasa di jajaran pemerintah baik Pemerintah Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik.(rien)