Water Injection Hemat Uang Negara 2 Juta Dolar‬

GM JOBPPEJ Akbarsyah

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron‬

‪Yogyakarta – Operator Blok Tuban Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) menyebut program inovasi water injection yang telah di aplikasikan sejak triwulan IV 2015 telah menghemat uang Negara 2 juta dolar. Upaya tersebut dilakukan seiring menurunnya tekanan minyak dari reservoir, sekaligus timbulnya bau pada produksi air yang ada ikutannya gas.‬

‪”Jika dihitung sesuai harga alat water operasi dapat mencapai 2 juta dolar, tapi JOB P-PEJ berhasil membuat inovasi penyederhanaan proses sehingga dapat menghemat biaya,” kata General Manager (GM) JOB P-PEJ, Akbarsyah, kepada suarabanyuurip.com, disela-sela acara media visit and gathering di salah satu hotel di Yogyakarta, Kamis (10/11/2016).‬

‪Sesuai penghitungan pengoperasian water injection, untuk kompresornya tahun 2014 lalu investasinya sebesar 1,2 juta dolar. Sedangkan fasilitasnya sendiri harganya kisaran 600-800 ribu dolar, sehingga totalnya 1,2 juta dolar.‬

‪Lebih lanjut, program inovasi yang telah berjalan selama 12 bulan tersebut dinilai banyak memberikan manfaat bagi perusahaan. Dimana seiring menurunnya laju produksi di beberapa sumur Blok Tuban, water injection mampu menjadi solusinya.‬

Baca Juga :   Camat Gayam Cek Lokasi DJB

‪”Kami telah banyak diskusi dan akhirnya menemukan inovasi tersebut,” jelasnya.‬

‪Sejak menurunnya laju produksi sejak 2014 silam, JOB P-PEJ terus mencari solusi terbaik menjaga produksinya. Bahkan harus menghentikan program water injection yang diaplikasikan di Lapangan Sukowati, Bojonegoro lantaran diprotes warga lokal.‬

‪”Kini program tersebut menjadi salah satu keberhasilan yang dicapai JOB P-PEJ di tengah banyaknya gejolak sosial yang terjadi menjelang berakhirnya kontrak,” tambahnya.‬

‪Atas keberhasilan tersebut, kini perusahaan mampu mengurangi flaring water injection, menjadikan operasi lebih ramah, dan menjawab aspirasi warga lokal soal dampak lingkungan. Selain itu, mampu menjadi langkah efesiensi dalam menghadapi masalah teknis produksi.‬

‪”Diharapkan water injection ini menjadi landasan menjaga laju produksi, sekaligus memacu vendor ataupun stake hokder yang ada untuk berinovasi,” pungkasnya.‬

‪Kepala Urusan Humas SKK Migas Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Mohammad Fatah Yasin, mendukung inovasi yang dicapai JOB P-PEJ selama ini. Adanya terobosan tersebut terbukti mampu menjaga laju produksi, di tengah menurunnya produksi hulu Migas Nasional. (Aim)

Baca Juga :   Desa Sekitar Pemboran dapat Bantuan Bibit Matoa

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *