SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Delapan tim Search And Rescue (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jawa Timur sore ini mulai melakukan pencarian dari titik PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) Desa Remen-Tasikharjo, Kecamatan Jenu terhadap 15 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Mulya Sejati yang hilang. Pencarian hari pertama tersebut bakal dilakukan dengan menyisir pantai sampai Kecamatan Tambakboyo.
“Personil kita terbatas sehingga akan dimaksimalkan menyisir pantai dahulu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Logistik (KL) BPBD Tuban, Saefiudin, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui sebelum masuk ke TPPI Tuban, Sabtu (19/11/2016).
Asep sapaan akrabnya menjelaskan pencarian ini langsung di bawah komando Basarnas Surabaya. Lantaran wilayah pencarian luas, akhirnya BPBD Tuban di tugaskan menyisir pantai TPPI hingga perbatasan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Penyisiran hanya dilakukan di pantai. karena perahu karet/boat milik BPBD tidak mampu ke titik yang lebih jauh. Akhirnya bersama Rukun Nelayan (RN), maupun Himpunan Nelayam Seluruh Indonesia (HNSI) bakal mencarinya hingga tujuh hari kedepan.
“Untuk pencarian sendiri difokuskan ke arah barat karena arah angin dari timur” imbuhnya.
Ditambahkan pula, mulai hari ini BPBD langsung membuka posko laporan ABK hilang. Pos pertama di PT TPPI, dan kedua di kantor BPBD di Jalan Basuki Rahmat Tuban. Skemanya informasi dari masing-masing pos bakal disinkronkan satu pintu untuk mempermudah komunikasi.
“Nanti perkembangan informasi langsung ditangani Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD, Joko Ludiono,” sambung Manager Pusdalops BPBD, Frans Supriyadi dikonfirmasi di lokasi yang sama.
Frans menegaskan, jika KM Mulya Sejati diduga ditabrak dari belakang oleh kapal MV Tayson4 bagian 8103.900 MT sekira pukul 04:00 WIB dini hari. Keterangan tersebut berasal dari salah satu ABK, Muhammad Sukri (28) bahwa saat kejadian semua awak kapal sedang tertidur pulas.
Seketika itu, kapal nelayan asal Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah terbalik. Sebanyak 27 awak kapal tercebur kelaut, dan 12 diantaranya berhasil diselamatkan oleh awak kapal MV Tayson4 yang saat itu membawa tepung tapioca dari Thailand.
“ABK yang selamat langsung dibawa ke pelabuhan Sorbes Lamongan kemudian ditangani oleh Basarnas Surabaya,” pungkasnya.
Berita sebelumnya, MV THAISON 4 bendera Vietnam  Gt 8216 aimo 9370587 membawa ABK 22 orang warga negara Vietnam. Kapal yang bermuatan Tapioca tersebut membawa tapioca dari Thailand. Rencananya kapal tersebut tiba di pelabuhan Surabaya tanggal 21 November 2016. (Aim)