Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Ngasem

sosialisasi 4 pilar

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPRRI/MPR), menggelar sosialisasi empat pilar, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di Pendapa Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (25/11/2016).

Hadir dalam acara tersebut adalah anggota Komisi VIII DPRRI Kuswiyanto, Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Ngasem, RT, RW, perangkat desa, Camat Ngasem Machmuddin, dan Muspika Ngasem.

Camat Ngasem, Machmuddin, mengucapkan terima kasih gelaran sosialisasi empat pilar Pancasila, Undang-Undang (UU) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika di Ngasem. Dari empat pilar itu, pilar Kebhinnekaan ini yang terkadang hendak digoyahkan.

“Selain pilar lainnya, saat ini yang dipertaruhkan untuk tetap dijaga adalah Bhinneka Tunggal Ika agar tidak tergoyahkan,” kata Machmuddin dalam sambutannya.

Pihaknya juga menyampaikan, bahwa saat ini sedang melakukan upaya pekerbangan ekonomi untuk jangka panjang bagi warga. Tentunya tak selalu mengandalkan dari proyek Unitasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang berada di Desa Bandungrejo tersebut.

Baca Juga :   Dishub Ajukan 25 Palang Pintu KA

“Upaya yang kami lakukan adalah bagaimana enam tahun kedepan pasca proyek J-TB selesai generasi penerus yang saat ini masih bersekolah bisa ikut menikmatinya. Tentunya bisa hidup sejahtera,” ucapnya.

Danramil Ngasem, Kapten Inf. Hartono, mengatakan, bahwa dari sabang sampai mera oke terdiri dari 17 pulau yang kurang lebih 220 juta penghuni adalah berbeda-beda suku. Sehingga kebhinnekaan harus dipertahankan.

“Jadi jangan sampai warga terprofokasi oleh isu-isu yang datang dari orang tak bertanggungjawab, dan perlu memahami sebelum melangkah,” katanya.

“Membela NKRI adalah harga mati,” tegas Hartono.

Anggota komisi VIII DPRRI, Kuswiyanto, menegaskan, bahwa peningkatkan baik dari segi keimanan, pendidikan, ketrampilan dan teknologi perlu dilakukan masyarakat. Agar kedepan mampu untuk menyejahterakan ekonominya. Selain itu juga mampu untuk menepis semua isu yang kurang bermanfaat.

“Semoga sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Ngasem, dan kita semua,” tandas anggota komisi yang membidangi salah satunya pendidikan ini di acara sosialisasi bertajuk “Penguatan Sistem Demokrasi Pancasila”.(sam)  

Baca Juga :   Rombongan Elf Pulang Hajatan dari Gresik

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *