SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Setelah lima bulan melakukan reaktivasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PDAT) milik Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, Jawa Timur akhirnya memastikan Sumur 19 di Lapangan Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan sudah siap di eksploitasi. Sampai di penghujung tahun 2016, tim sudah finishing kegiatan logging dan pergantian casing.
“Masih dilakukan finishing kegiatan logging dan pergantian casing,” kata Kabag Humas dan Media Pemda Tuban, Teguh Setyabudi, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Jumat (16/12/2016).
Teguh menjelaskan, saat ini dari 10 sumur Gegunung yang dikelola PDAT, baru dua sumur yang digarap. Sumur 19 sudah siap produksi, sedangkan sumur 16 yang lokasinya hanya berjarak beberapa meter dari Sumur 19 sedang dikuras dengan pompa summet cible.
Pantauan suarabanyuurip.com di lokasi, sebelah timur sumur 19 dan 16 ada empat kolam penampung air asin. Air tersebut berasal dari limbah produksi minyak di Sumur Tua Wonocolo, Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.
Air asin tersebut yang selama ini digunakan untuk proses reaktivasi kedua sumur tersebut. Selain itu, di sebelah Selatan dari Sumur 19 sudah ada dua penampung minyak hasil produksi.
Akses transportasi ke tampungan minyak juga sudah siap. Meskipun hanya berbahan pedel (tanah urug), namun cukup kuat untuk dilalui truk tangki pengangkut minyak nantinya.
Keterangan dari salah satu tim di lapangan, Angga, membenarkan apabila Sumur 19 telah siap di produksi. Saat ini tim di lapangan sedang menunggu pompa angguk, yang masih proses pemesanan.
“Masih dipesan, Mas, pompa angguknya,” jelasnya.
Diketahui, di Lapangan Gegunung saat ini ada empat subkon PT Tawun Gegunung Energy (TGE) yang mengelola sumur tua. Untuk BUMD PDAT mendapatkan hak kelola 10 sumur, dan tidak boleh mengebor baru.
Sedangkan tiga subkon yakni PT Arkan, PT Global, dan PT Petro mengarap 12 sumur. Ketiganya memiliki wewenang untuk mengebor titik baru. Sesuai data yang dihimpun dari PT TGE, sedikitnya ada 56 titik sumur. 22 sumur Migas diantaranya telah ditemukan, dan sisanya masih tahap eksplorasi.
BUMD PDAT sendiri baru dapat menggarap sumurnya di Lapangan Gegunung mulai tanggal 9 Agustus 2016. Pasca Kepolisian Resort (Polres) Tuban menertibkan aktifitas penambang tradisional pada hari itu juga. (Aim)