2017, KSO Sumur Tua Ditarget Produksi 1.500 BOPD

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Belum tercapainya target produksi minyak dari sumur tua di tahun 2016, menjadi catatan penting bagi Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Field Cepu. Untuk tahun 2017, semua Kerja Sama Operasional (KSO) sumur tua, ditargetkan produksi minimal 1.500 barel minyak per hari (BMPH) atau barrel oil per day (BOPD).

“Untuk target dari KSO sumur tua semestinya mampu produksi lebih dari 1.500 BOPD,” kata Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (1/1/2017).

Agus merinci, target tersebut harus dipenuhi oleh tiga KSO, yaitu PT Tawun Gegunung Energy (TGE), Geo Cepu Indonesia (GCI), dan PT Banyubang Blora Energi (BBE). Ketiganya diharapkan terus bekerja keras mengeksploitasi sumur tua di wilayah Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Jawa Timur, dan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Untuk PT TGE sampai akhir tahun 2016 belum produksi. KSO yang meneken perjanjian kerjasama dengan Pertamina EP Asset tahun 2013 lalu, berwenang di 22 sumur yang menyebar di Lapangan Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, dan Lapangan Tawun, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan.

Baca Juga :   EMCL Masih Koordinasikan dengan Pemdes

“TGE sendiri kami targetkan memproduksi 150 BOPD nantinya,” imbuh pria humanis tersebut.

PT BBE yang memiliki Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Banyubang, tepatnya di Desa Prantaan, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora juga ditargetkan 150 BOPD. Setelah mengalami kegagalan dalam pencarian sumber minyak (dry hole) tahun 2014 lalu, PT BBE belum jalan komitmennya.

Lapangan Banyubang merupakan lapangan tua peninggalan Belanda. Di tempat itu terdapat sekira 33 sumur peninggalan Belanda, dan lima sumur yang dibor oleh Pertamina. 

Izin KSO Lapangan Banyubang berlangsung selama 15 tahun. Tiga tahun komitmen pasti rencana kerja PT BBE diawali tahun 2014.

Sementara PT GCI yang memiliki WKP di tiga kabupaten selama tahun 2016 belum memenuhi target. Catatan yang dimiliki Agus, PT GCI baru mampu memproduksi 1.150 BOPD. Seharusnya dapat menghasilkan minyak di atas NSO yaitu 1.200 BOPD.

Diketahui, saat ini PT GCI terus gencar melakukan penertiban sumur tua di Kabupaten Tuban. Catatan sementara masih ada tujuh sampai delapan sumur tua yang masih dikelola warga secara tradisional. (Aim)

Baca Juga :   Tunggu Pelimpahan Pajak JOB P-PEJ Jadi Pertamina EP Asset 4

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *