Forpimda Patroli Pusat Keramaian Perayaan Tahun Baru

Forpimda operasi lilin

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia 

Bojonegoro – Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan patroli bersama di tempat-tempat keramaian dimana warga Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya merayakan malam pergantian tahun baru, Sabtu (31/12/2016) malam.

Mereka berangkat dari rumah Dinas Bupati Bojonegoro, Suyoto. Rombongan langsung menuju pos pelayanan Ops Lilin Semeru 2017 Polres Bojonegoro yang berada di Alun-alun Bojonegoro. Di tempat ini bupati memberikan bingkisan kepada petugas posyan.

Setelah dari pos pelayanan, rombongan selanjutnya menuju Kantor Bank Jatim Cabang Bojonegoro untuk melakukan santap malam bersama dan menikmati alunan musik.

Usai dari situ rombongan kemudian menuju pos pengamanan yang berada di depan Gereja Santo Paulus Jalan Panglima Sudirman. Di dua pos Polres Bojonegoro Bupati dan rombongan menyambangi anggota yang sedang melaksanakan tugas serta memberikan bingkisan.

Setelah dari kedua pos tersebut, rombongan kemudian melanjutkan perjalanannya ke Dinas Pariwisata guna menyapa warga masyarakat dan  membuka pertunjukan seni wayang kulit. Setelah membuka pertunjukan wayang kulit, perjalanan dilanjutkan ke taman wisata Go Fun.

Baca Juga :   Pemkab Blora Minta Maaf, PLN Tangguhkan Pemadaman

Di taman wisata Go Fun, Kapolres dan Bupati memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat yang menonton pertunjukan musik yang menampilkan salah satu artis FIRMAN dari Jakarta.

Dalam himbauannya, Kapolres Bojonegoro AKBP. Wahyu S Bintoro berpesan, refleksi akhir tahun dengan mengulas tahun 2016, bahwa masih adanya kelompok aliran sesat dan kelompok teror sehingga masyarakat harus selalu waspada dan selalu memberikan informasi apabila ada orang orang yang tidak dikenal dan mempunyai aktifitas mencurigakan kepada tiga pilar kamtibmas plus baik babinkatibmas, babinsa, kades/lurah atau tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh pemuda (toda) setempat.

Selain itu Kapolres menyampaikan terimakasih atas kerjasama seluruh komponen masyarakat Bojonegoro sehingga tahun 2016 angka kejahatan turun 5 persen, dari 885 kasus di tahun 2015, menjadi 838 di tahun 2016.

“Semoga Tahun 2017 segala permasalahan di tingkat desa bisa diselesaikan dengan adanya tiga pilar kamtibmas plus guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggal masing masing,” tegas Wahyu.

Baca Juga :   Ditambal Sulam Setelah Ditanami Pisang

Berdasarkan data kecakaan lalu lintas di tahun 2016, Kapolres mengungkapkan, dibanding tahun 2015 meningkat cukup tinggi. Banyaknya kecelakaan yang terjadi akibat para pengguna jalan tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta tidak memenuhi aspek keselamatan.

“Kepada para orang tua agar tidak mudah membelikan motor bagi anaknya yang belum cukup umur dan belum mempunyai SIM, ingat bahwa faktor penyebab laka lantas diakibatkan adanya pelanggaran pengemudinya”, tambahnya.

Setelah memberikan himbauan, rombongan mengakhiri patrolinya dengan menutup tahun 2016 di alun-alun Kota Bojonegoro.(Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *