SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Tak kurang dari 30 pelajar tingkat SMP/MTS se-Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengikuti lomba cipta karya puisi di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pemerintah daerah (Pemda) Jalan Sunan Kalijaga Tuban. Acara bernuansa literasi ini digelar dalam rangka Hari Lahir Nadhatul Ulama’ (NU) IPNU ranting Penambangan, Kecamatan Semanding.
“Lomba ini bertujuan meningkatkan ajaran para wali NU di Bumi Wali (Sebutan lain Tuban),” ucap Ketua IPNU Penambangan, M. Fendi Pradana Putra, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (15/1/2017).
Lebih dari itu, Fendi, mendorong peserta setelah lomba untuk rutin mengunjungi perpustakaan. Manfaatkanlah beragam buku bacaan yang tersedia, supaya menambah ilmu dunia maupun agama.
Perwakilan Pimpinan Cabang (PC) IPNU Tuban, Sutrisno, merasa bangga dengan IPNU ranting Penambangan karena kerap membuat acara inovatif, dan apik dalam pengkaderannya.
Dia meminta, kader NU lebih semangat, dan mampu bersaing dalam lomba apapun. Apalagi IPNU Cabang Tuban telah mendapatkan reword dari Pimpinan NU Jawa Timur sebagai IPNU yang melaksanakan pengkaderan terbaik dari 38 kabupaten/kota se-Jatim.
“Apresiasi ini harus menjadi motivasi bagi pejuang NU masa kini dan mendatang,” sambungnya.
Sementara, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban, Imam, berharap, setelah status perpustakaan berubah menjadi dinas, publik lebih aktif mengontrol dan memberi masukan yang konstruktif. Lebih luasnya kewenangan Dinas Perpustakaan ini akan tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Masukan dan saran dari publik penting untuk mengembangkan Perpustakaan,” tambahnya.
Selaras perkembangan kemajuan zaman, generasi IPNU harus meningkatkan kapasitasnya. Baik personal maupun program kegiatan.
Sampai kini sudah ada lima cabang perpustakaan, dan tahun 2017 rencananya ada penambahan 3 cabang perpustakaan baru. Harapannya fasilitas Pemda ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh publik di masing-masing kecamatan.
Lomba cipta puisi ini juga langsung dinilai oleh juri kredibel. Pertama, Atik Suratani menyelesaikan S2 di UNISDA Lamongan. Karyanya kumpulan cerpen berjudul kusimpan hatimu.
Juri kedua Kumaidi juga menyelesaikan studi S2-nya di UNISDA. Sejak tahun 2010 telah aktif menggeluti dunia sastra dan teater. Saat ini dia aktif di komunitas sastra malam minggu Tuban. (Aim)