Dikejar Satpol PP, ODGJ Ceburkan Diri ke Laut

hilang di laut

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Seorang laki-laki yang memiliki keterbelakangan mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) diduga menceburkan diri ke laut Tuban, Jawa Timur, sekira pukul 09:00 WIB pagi tadi. Aksi nekat ODGJ tersebut diduga menghindari tim Satpol PP  yang hendak menangkapnya.

“Awalnya orang gila tersebut berada di trotoar Jalan RE Martaditana, kemudian lari karena melihat tim Satpol PP,” ujar seorang nelayan Latsari, Supirin (53) ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com di lokasi kejadian, Kamis (2/2/2017).

Pria berkulit hitam tersebut menjelaskan detail aksi kejar-kejaran petugas dengan penderita ODGJ. Saat melihat petugas, korban langsung lari terjun dari trotoar ke pantai setinggi 3 meter ke arah barat sejauh 300 meter.

Melihat ODGJ sulit tertangkap, akhirnya petugas menggunakan mobilnya langsung balik kanan ke arah barat. Ketika petugas tiba dari arah barat, akhirnya korban langsung lari ke utara (menuju laut) hingga di kedalaman 2 meter.

“Terakhir terlihat kepalanya, dan setelahnya sudah digulung ombak,” imbuhnya.

Supirin melihat petugas terlalu kasar saat berencana mengamankan korban. Sehingga siapapun orangnya pasti akan lari dan ketakutan ketika ditangkap dengan cara seperti itu. “Bila dilakukan dengan cara humanis, korban pasti tidak akan lari,” ucapnya.

Baca Juga :   Pemdes Sesalkan Pemecatan 94 Karyawan

Warga setempat, Asnawi, membenarkan bila ODGJ yang diperkirakan berusia 35 tahun tersebut kerap mondar-mandir di trotoar Pantura gerdu laut. Bahkan ketika ada anak-anak sekolah dengan sengaja menunjukan alat kemaluannya.

“Setiap hari hanya mengenakan celana kolor, dan tadi saat di kejar petugas tidak menggunakan pakaian sehelaipun,” tambahnya.

Seorang anggota BPBD Tuban, Afandi, ketika menerima laporan dari Satpol PP langsung bergerak ke lokasi. Sebuah perahu boat dan enam orang tim Searc And Rescue (SAR) langsung menyisir lokasi awal korban hilang.

“Sejak pukul 10:00 WIB sampai 13:00 WIB tim SAR sudah bergeser tiga titik start namun masih nihil,” jelasnya.

Salah satu faktor yang menyulitkan tim SAR karena bulan ini puncak musim penghujan yang menyebabkan angin kencang dan gelombang pasang.

“Kami masih koordinasi dengan tim Satpol PP dan Polres untuk pencarian selanjutnya,” singkatnya.

Sementara, Kepala Bidang Penegakkan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Pemkab Tuban, Wadiono hingga berita ini ditulis belum memberikan komentar tentang kronologis penangkapan ODGJ tersebut. (aim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *