SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Srikandi terus meningkatkan kapasitas keorganisasian Karang Taruna (Kartar) empat desa di jalur pipa minyak Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang di operatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Dengan melalui program pelatihan yang dikemas pemberdayaan anggota Kartar yang digelar di kantor Pusat belajar Guru (PBG) di Jalan Panglima Sudirman Tuban, Jawa Timur.
“Ada tiga materi yang kami berikan kepada 40 anggota Kartar Tuban,” ujar Ketua LSM Srikandi Tuban, Tashudi, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Rabu (15/3/2017).
Pria murah senyum itu memaparkan, kartar yang mengikuti pelatihan kali ini berasal dari Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, dan terakhir Desa Karangagung, Kecamatan Palang.
Sedangkan materi yang diajarkan mulai keorganisasian, kepemimpinan atau leadership, serta analisis potensi ekonomi desa dan kewirausahaan. Lebih dari itu, dari 40 peserta yang hadir 12 diantaranya anggota perempuan. Dalam kesempatan tersebut semuanya proaktif dan antusias menyimak materi.
Diharapkan, adanya program semacam ini kartar dari empat desa di Bumi Wali (Sebutan lain Tuban) lebih maju keorganisasian maupun kewirausahannya. Apalagi mendapat support modal dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) EMCL, yang kini sudah mampu memproduksi minyak 200 ribu Barrel Per Hari (BPH).
“Pemberian modal tersebut juga diproyeksikan menjadi kegiatan ekonomi Kartar untuk lebih mandiri dan berkelanjutan/sustainable,” jelas pria yang dituakan di Srikandi ini.
Lebih dari itu, Kartar juga bisa berjejaring dengan Kartar desa-desa lainnya dalam usahanya. Sekaligus saling belajar berorganisasi antara desa yang satu dengan lainnya.
Keseriusan Srikandi memberdayakan Kartar Tuban diapresiasi oleh perwakilan EMCL, Slamet Rijadi. Dia menambahkan program ini merupakan komitmen EMCL dalam pembangunan ekonomi masyarakat melalui pemuda.
“Pemuda bisa mengembangkan potensi desa dan memiliki bekal yang cukup untuk membangun kemandirian,” harapnya.
Selain itu, Kartar juga diberi pengetahuan dan wawasan tentang objek vital Nasional di sepanjang jalur pipa minyak proyek negara Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.
Ketua Kartar Karangagung, Kecamatan Palang, Habib Mustofa, juga berterimakasih kepada LSM Srikandi, maupun EMCL atas segala bentuk pemberdayaan kepada pemuda. Diharapkan sinergi positif ini secara estafet meningkatkan kemandirian melalui usaha.
“Kami optimis sebagai pemuda yang berporses di jalur Pipa Minyak Blok Cepu mampu mandiri dalam ekonomi maupun berfikir,” tandas aktivis PMII Tuban ini. (Aim)