Dari Silaturahmi, Promosi Wisata, Hingga Bakti Sosial

SuaraBanyuurip.com - 

Mempromosikan wisata menjadi misi Pajero Indonesia. Komunitas ini pun rutin  menggelar even nasional dengan mengunjungi wisata-wisata di tanah air.

Pagi masih muda, ketika sebuah mobil Pajero merapat di kompleks rumah toko (Ruko) Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mobil mewah warna hitam itu kemudian diparkir di sebalah utara ruko. Tak lama kemudian mobil Pajero lainnya berdatangan, hingga jumlahnya mencapai sepuluh an.

Satu per satu mereka kemudian turun dari mobilnya dan saling berjabat tangan. Suasana akrab pun tergambar jelas di antara mereka.

Penampilan mereka cukup nyentrik. Memakai celana pendek selutut,  bersepatu gunung dan dengan balutan kaos warna hitam bertuliskan Pajero Indonesia One.

Ya, mereka adalah kelompok Pajero Indonesia Angling Dharma Chapter (ADC). Sebuah komunitas yang terbentuk setahun lalu di Bojonegoro.

Meski baru satu tahun terbentuk, namun komunitas ini sudah memimiliki 40 an anggota yang berasal dari daerah luar Bojonegoro seperti Surabaya, Gresik, Lamongan, Tuban, Nganjuk, Kediri, Jawa Timur, hingga Blora, Pati, Jawa Tengah.

Komunitas ini berasal dari beragam latar belakang. Mulai dari pengusaha, guru, hingga kepala desa. Ada dua kepala desa yang menjadi anggota Pajero Indonesia ADC yakni kepala Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, dan Kepala Desa Sekar, Kecamatan Sekar.

Baca Juga :   Mebel Jati Masih Jadi Primadona

“Karena di daerah mereka belum terbentuk, akhirnya mereka bergabung dengan kita,” kata Ketua Pajero Indonesia ADC, Rudianto mengawali perbincangan dengan suarabanyuurip.com.

Lahirnya komunitas Pajero Indonesia ADC ini cukup sederhana. Bermula dari keinginan para pemilik mobil Pajero di Bojonegoro untuk mencari wadah untuk saling bersilaturahmi.

Komunitas lebih mengedepankan rasa kekeluargaan. Karena itu Pajero Indonesia ADC memiliki moto SUTO. Artinya, Seduluran, Guyup, dan Rukun Sak Selawase (untuk selamanya).

“Untuk merekatkan ikatan ini kami mengagendakan touring family club. Dengan mengajak anggota keluarga,” ucap Rudianto.

“Biasanya itu kita lakukan dua atau tiga bulan sekali,” lanjutnya.

Tak berbeda jauh dengan komunitas lainnya, Pejero Indonesia ADC juga memiliki agenda rutin kopi darat (Kopdar) setiap sebulan sekali. Dengan lokasi kopdar berganti-ganti.

“Jadi kita gilir tempatnya. Misalnya bulan ini di Bojonegoro, bulan depan di Tuban, bulan depannya di Lamonga, dan begitu seterusnya, sesuai daerah asal anggota kita,” ujar pengusaha keturunan China itu.

Disamping itu, Pajero Indonesia ADC juga rutin mengikuti touring nasional yang diikuti komunitas Pajero Indonesia dari berbagai daerah di tanah air.  Untuk mendirikan komunitas ini minimal harus memiliki sepuluh anggota.

Baca Juga :   EMCL dan SKK Migas Bagikan Sembako dalam Gerakan “Banyu Urip Berbagi 2024“

“Selain silaturahmi, kita memiliki misi mempromosikan wisata Indonesia. Jadi setiap melakukan touring nasional touring family club pasti tujuan kita adalah obyek-obyek wisata,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kegiatan sosial juga dilakukan Pajero Indonesia ADC. Seperti pemberian parcel lebaran kepada penjaga perlintasan Kereta Api (KA) di wilayah Bojonegoro saat menjelang Lebaran Idul Fitri.

Kemudian melakukan penanaman 1500 pohon trembesi dan buah-buahan di sekitar Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang.  Kegiatan bertajuk Pajero Indonesia Peduli Lingkungan ini melibatkan pelajar, masyarakat, perhutani, pemerintah desa,  Dinas Kebudayaan dan  Pariwisata (Dibudpar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.

 “Ini sebagi bentuk kepedulian dan cara kami berbagi kepada masyarakat,” sambung Divisi Komunikasi dan Hukum Pajero Indonesia ADC, Hartono.

Kegiatan lainnya yang pernah dilakukan Pajero Indonesia ADC adalah menggelar upacara Bendera 17 Agustus di wisata sumur minyak tua “Teksas Wonocolo” di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, tahun lalu.

“Ini menjadi agenda rutin tahunan. Untuk tempatnya nanti berganti-ganti. Bisa jadi tahun ini nanti di Bukit Cinta di atas angin,” pungkas Hartono.(d suko nugroho)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *