SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Pertamina diharapkan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuban, Jawa Timur, ) PT Ronggolawe Sukses Mandiri (RSM), dalam kegiatan pembangunan kilang minyak. Dengan begitu perusahaan pelat merah ini bisa dapat meningkat pendapatan asli daerah (PAD) di sektor hilir migas.
Demikian disampaikan Komisi B DPRD Tuban saat menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan PT Pertamina di Jakarta, Kamis (30/3/2017) kemarin.
Dalam rakor itu komisi dewan yang salah satunya membidangi masalah migas ini mendapat paparan progres proyek pembangunan kilang minyak Tuban berkapasitas 320 ribu barel per hari (Bph) yang akan dilaksanakan Pertamina dengan Rosneft Oil Company.
Dari paparan tersebut banyak peluang di industri hilir yang dapat ditangkap PT RSM dalam kegiatan pembangunan Kilang Tuban. Namun untuk terlibat kerjasama pengelolaan usaha hilir migas ini perlu dilakukan duduk bersama antara pertamina dengan BUMD.
“Karena ada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 tahun 2014, terkait pembentukan BUMD RSM,” ujar anggota Komisi B DPRD Tuban, Warsito, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Jumat (31/3/2017).
Dalam Perda itu telah diatur kepemilikan saham PT RSM minimal memiliki 51 persen dari keseluruhan. Tidak dibenarkan dengan cara dan dalih apapun, upaya yang dapat mengurangi kepemilikan saham tersebut. Â Apabila dilakukan kerja sama akan batal demi hukum. Â
“Perda PT RSM menjadi landasan kerja sama di proyek kilang,” imbuh politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Selain membidik sektor hilir migas, usaha lain yang menjadi konsentrasi PT RSM  adalah industri dan pertambangan, perdagangan, pergudangan, maupun pertanian dan peternakan.
Modal dasar yang dimiliki BUMD sekarang ini sebesar Rp 10 miliar. Modal ini 99 persennya atau Rp 2.970.000.000 disetor Pemkab Tuban. Sisanya 1 persen atau setara Rp 30.000.000 dari Koperasi Pegawai Republik Indonesia Beringin.
Kesempatan bisnis BUMD milik Pemkab Tuban, juga dipastikan oleh Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero), Rachmad Hardadi, usai sosialiasi dan konsultasi publik Amdal Kilang Tuban di Gedung Korpri Tuban, Kamis (12/1/2017)Â lalu.
Meski begitu, skema kerjasamanya seperti apa, akan dibahas setelah proyek kontruksi kilang di wilayah Kecamatan Jenu, Tuban itu rampung. (aim)