SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Melalui pesan WhatsApp-nya, Sammy Hamzah yang diketahui sebagai Managing Director Geo Cepu Indonesia (GCI), menanggapi tudingan yang dialamatkan pada dirinya oleh Ketua Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, Agung Pudjo Susilo yang menganggap dirinya sebagai biang kerok permasalahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menimpa buruh Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, PT GCI, dan kebijakan GCI.
“Maaf saya baru bisa balas sepertinya ada salah informasi, dan perlu diluruskan. Saya mendapat laporan tidak ada PHK dari pihak GCI,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (1/4/2017) pukul 23.00 WIB.
Hari ini, Minggu (2/4/2017), pihaknya kembali mengirimkan pernyataannya melalui pesan Whatsappnya kepada Suarabanyuurip.com yang pada intinya adalah membenarkan jika dirinya baru bergabung bersama GCI.
“Saya sampaikan bahwa memang benar saya baru  bergabung dengan GCI, dan saat kesepakatan ditanda tangani belum bersama GCI,” kata Sammy Hamzah.
Dia menegaskan, GCI tidak melakukan PHK, dan kebijakan yang diambil perusahaan tidak pernah kebijakan individu.
“Pemutusan kontrak dengan karyawan dilakukan oleh perusahaan vendor kami,” tandasnya.
Sebagai perusahaan, lanjut dia, GCI akan tunduk dan mentaati peraturan dan komitmen perusahaan yang telah dan pernah ditandatangani.Â
“Bagi saya pribadi, khususnya kesepakatan yang dimaksud, perlu semua pihak termasuk SPKP membawanya dan dibicarakan baik-baik. Tidak ada sama sekali niat dari GCI untuk mengesampingkan dan mengambil hak siapapun juga,” pungkas Sammy Hamzah.
Diberitakan sebelumnya, nama Sammy Hamzah, disebut oleh Ketua Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, Agung Pudjo Susilo bahwa Sammy Hamzah sebagai biang kerok permasalahan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang menimpa buruh Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina, PT Geo Cepu Indonesia (GCI).
Sammy Hamzah adalah penyandang dana untuk GCI. Karena selama ini GCI mengalami kesulitan keuangan dalam melakukan aktifitasnya sehingga harus menggandeng penyandang dana lain.
“Sammy Hamzah ini lah yang menjadikan keruh suasana. Karena tetap menjalankan kebijakan PHK,” kata Ketua Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, Agung Pudjo Susilo dikonfirmasi suarabanyuurip.com melalui telepon genggamnya, Jum’at (31/3/2017) sore kemarin.
Dia menjelaskan, Sammy Hamzah adalah penyandang dana untuk GCI sejak empat bulan terakhir. “Jadi dia tidak tahu segala macam perjanjian dan kondisi GCI selama ini,” terangnya.(ams)