SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur cabang Kabupaten Tuban di hari terakhir Ujian Nasional (UN) 2017 mencatat, ada 53 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dipastikan mengikuti ujian susulan. Pengulangan tersebut bukan karena jaringan listrik ataupun internet, tetapi ada butir soal yang tidak lengkap dan sakit.
“Ada 54 siswa SMKN 3 Tuban yang bakal menjalani ujian susulan, satu siswa diantaranya karena sakit,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim di Tuban, Edy Sukarno, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (13/4/2017).
Untuk jadwal waktu ujian susulannya, Edy belum dapat memastikannya. Dia bersyukur dari 105 lembaga sekolah yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) tidak ada yang mengeluh jaringan.
“Listrik dan internet lancar sejauh ini kami belum menerima laporan masalah, dari sekolah penyelenggara,” imbuhnya.
Diharapkan hari terakhir UN SMA ini tidak ada kendala, serupa yang terjadi di SMKN 3 beberapa waktu lalu. Salah satu contohnya di SMA, jurusan IPA biologi mendapatkan soal fisika atau lainya.
Wakil Kepala Hubungan Masyarakat (Waka Humas) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Montong, Joko Sutopo mengungkapkan, sampai hari ini ujian berjalan lancar. Sejauh ini tidak ditemukan kendala berarti dalam proses ujian berbasis komputer di lembaganya.
“Lancar semua termasuk kesehatan siswanya sampai giliran sesi ketiga ujian,” sambungnya.
Dijelaskan pula, mata pelajaran UN jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbeda dengan mata ujian lainya yang seragam, karena tidak ada penjurusan. Hal yang membedakan pada jurusan IPA dan IPS yakni pada mata ujian pilihan yang disesuaikan dengan jurusannya.
Mata pelajaran jurusan IPA terdapat bidang Biologi, Fisika dan Kimia. Sedangkan untuk jurusan IPS meliputi Geografi, Ekonomi dan Sosiologi.
Hari terakhir untuk mata ujian pilihan, setiap sekolah berbeda pilihannya. Kalau siswa SMAN 1 Montong, jurusan IPA memilih mata ujian Biologi. Sedangkan Jurusan IPS memilih Sosiologi.
Perlu diketahui, rincian lembaga yang menggelar UNBK, yakni 4.884 siswa dari 29 lembaga SMK, 3.634 siswa dari 36 SMA, dan 569 siswa dari 2 MA. Sedangkan lembaga yang menggelar UNKP jumlah siswanya lebih sedikit. Terdiri 1.859 siswa dari 36 MA, dan 4 siswa dari SMA Luar Biasa (LB). (Aim)