SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Selama dua hari Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bersama Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Bojonegoro menggelar seminar Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi guru mulai jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK. Acara yang didukung oleh operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini, merupakan kelanjutan dari pelatihan PTK dua kali yang diadakan sebelumnya.
“Kesempatan ini menjadi momen peserta mempresentasikan hasil karya ilmiah PTK mereka di hadapan para juri,” ujar Ketua PBG Tuban, Fathul Mu’in, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (26/4/2017).
Dari 20 perserta yang mengikuti, 6 peserta akan terpilih mempresentasikan hasil karya ilmiah mereka yang berupa PTK. Setelah itu, akan diseleksi kembali dan diambil dari tiga orang pemenang terbaik dari masing-masing jenjang.
Presentasi akan dinilai langsung oleh tiga orang juri dari Dinas Pendidikan, PBG Tuban, dan RTIK Bojonegoro.
Salah satu juri dari RTIK Bojonegoro, Rifaun Naim menjelaskan, salah satu poin penilaian adalah karya ilmiah yang dipresentasikan harus ada unsur Teknologi Informasi.
Lomba Penelitian Tindakan Kelas kali ini berbasis IT. Otomatis salah satu poin penilaiannya adalah bagaimana peserta dapat menciptakan media pembelajaran baru berbasis teknologi informasi.
“Peserta hari ini sangat luar biasa karena semua yang mengikuti lomba dinilai mahir dalam membuat media pembelajaran yang sangat menyenangkan,” jelasnya.
Sebagai fasilitator, Rifa’un Naim menjelaskan, latar belakang kegiatan ini mengacu pada Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Regulasi tersebut merupakan bukti pengakuan terhadap profesionalitas pekerjaan guru dan dosen.
Untuk meningkatkan kapasitasnya, guru harus dibekali dengan kemampuan meneliti khususnya PTK. Adanya sertifikasi guru, para pendidik dituntut untuk mampu meneliti.
“Semoga setelah ini guru yang ikut lebih paham serta pengalaman dalam melakukan penyusunan Karya Tulis Ilmiah,” harapnya.
Ditambahkan, untuk seminar jenjang TK – SD, telah dimulai sejak tanggal 25 April 2017. Sedangkan untuk jenjang SMP – SMA tanggal 26 April 2017. (Aim)Â



