Khofifah Dijadwalkan Kembali Kunjungi Bojonegoro

khofifah

SuaraBanyuurip.comd suko nugroho

Bojonegoro – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan akan kembali melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk menyalurkan bantuan sosial non tunai program keluarga harapan (PKH), Jumat (23/6/2017).

Sebelumnya, wanita yang pernah mencalonkan sebagai Gubernur Jatim itu juga mengunjungi Bojonegoro untuk menyalurkan bantuan serupa di Pendapa Malwopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pada 5 Maret 2017 lalu.

Untuk kedatangannya yang kedua kali ini, Khofifah akan menyalurkan bantuan sosial non tunai di Gelanggang Olah Raga (GOR) Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo. Desa ini merupakan tempat kelahiran Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno.

“Sesuai rundown yang kami terima Bu Menteri akan menyerahkan bantuan secara simbolis,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Bojonegoro, Heru Sugiharto, Kamis (22/6/2017).

Dari jadwal kunjungan yang diterima suarabanyuurip.com, Khofifah bersama rombongan akan berangkat dari Bandara Sultan Hassanudin Makasar menuju Bandara Juanda Surabaya menggunakan pesawat Citilink QG-607 hari ini, Kamis (22/6/2017) pukul 13.00 WIB dan tiba pukul 14.00 WIB. Dari Bandara Juanda, Khofifah akan menuju kediamannya di Jalan Jemursari – Wonocolo, Surabaya.

Pada Jumat (23/6/2017)Khofifah makan sahur dikediamannya pada pukul 03.00 WIB. Kemudian pukul 06.30, mantan Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI era 1992-1997, itu akan melakukan perjalan darat menuju GOR Dolokgede dan dijadwalkan tiba di lokasi penyaluran PKH pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :   Ingin Perjuangkan Masyarakat Beged

Khofifah dijadwalkan akan menyalurkan bantuan tunai kepala perwakilan penerima PKH pukul 09.30 WIB dilanjutkan memberikan pengarahan. Setelah selesai acara, politisi PKB asli Surabaya yang pernah menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada tahun 1999-2001, itu akan menuju Pendapa Kecamatan Ploso, Jombang, pukul 11.00 WIB.

Saat datang ke Bojonegoro pada 5 Maret 2017 lalu, Khofifah sempat mengatakan bersedia kembali datang lagi ke Bojonegoro jika Bupati Bojonegoro Suyoto mengumpulkan  47.153 keluarga penerima manfaat (KPM)  program PKH di alun-alun setempat.

“Kalau pak Bupati mau mengumpulkan semua penerima PKH, insyallah saya akan datang,” kata Khofifah sebelum menutup sambutannya,” ujar Khofifah kala itu.

Namun saat disinggung tentang kabar dirinya akan maju lagi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada 2018 mendatang, Khofifah enggan menjawab.

“”Aku ke sini tugas sebagai Menteri Sosial,” tegasnya.

Namun sinyal lain justru disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, Kuswiyanto saat mendampingi Khofifah kala itu.Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX yang mencakup Bojonegoro – Tuban, itu meminta kepada Khofifah untuk lebih banyak mengunjungi Bojonegoro agar lebih mengenal masyarakat dan bisa menampung aspirasi.

Baca Juga :   OPD Bojonegoro Ragu-ragu Mengeksekusi Program

“Biar lebih dekat dengan masyarakat Bojonegoro,” ucap Kuswiyanto yang dikabarkan akan maju dalam Pilkada Bojonegoro 2018 mendatang.

Untuk diketahui, dalam realitas politik regional Jatim, nama Khofifah disebut-sebut berpeluang di Pilgub Jatim 2018. Khofifah telah dua kali terjun di Pilgub Jatim yakni pada tahun 2008/2009 dan 2013. Namun politikus wanita asal Kota Pahlawan itu belum bisa merebut kursi Jatim Satu.

Selain itu, Bupati Suyoto dikabarkan juga akan maju dalam pilgub Jatim 2018. Hanya saja, politisi PAN itu tidak maju sebagai calon gubernur (Cagub), melainkan sebagi calon wakil gubernur (Cawagub).

Pilgub Jatim 2018 mendatang dipastikan akan menarik karena Gubernur Jatim sekarang, Soekarwo tidak diperbolehkan mencalonkan kembali karena sudah dua kali terpilih.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *