Polisi Ringkus Bandar Pil Koplo Berkedok Jasa Laundry

Bandar pil koplo

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Seorang bandar pil koplo/karnopen WTB (50), asal Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terancam hukuman 15 tahun penjara setelah dibekuk petugas Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Tuban pada tanggal 1 Agustus 2017 kemarin. Pria lulusan SMA itu disinyalir telah lama menjadi bandar di sekitar eks lokalisasi Gandul, dengan berkedok menyediakan jasa laundry.

“Kita tangkap WTB sekitar pukul 10:00 WIB,” ujar Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, kepada suarabanyuurip.com, di Mapolres Tuban, Rabu (2/8/2017).

Alih-alih menyediakan jasa laundry, pelanggannya silih berganti berdatangan ke rumahnya di Dusun Pakah RT 2 RW 7. WTB menaruh pil koplonya di tas kresek warna hitam, kemudian diselipkan di bawah tumpukan baju laundry.

“Itu cara pelaku mengelabuhi masyarakat supaya tidak curiga,” jelas pria kelahiran Makassar itu.

Praktik jual beli terselubung di Pakah itu akhirnya tak bertahan lama. Berkat informasi dari masyarakat, akhirnya petugas berhasil meringkusnya bersama barang bukti dua kresek penuh.

Ketika ditanyai Kapolres, WTB mengaku baru mengedarkan pil koplo itu. Melihat keterangan pembelinya banyak, menunjukan praktik jual belinya sudah lama.

Baca Juga :   Suyoto Dua Kali Jadi Pembicara di Brazil

“Baru sekali ini saya menjual,” terang WTB pelan dengan kepalanya ditutup krepus warna abu-abu.

Banyaknya barang bukti dari tangan bandar, petugas terus mendalami kasus ini. WTB saat diminta merinci siapa saja pelangganya dia enggan menjawab, dan hanya geleng-geleng kepala.

“Selain pil koplo petugas juga menyita uang hasil penjualan sebanyak Rp1.554.000,” imbuh Kasatresnarkoba Polres Tuban, I Made Patera Negara.

Catatan Satuan Reserse Narkoba Polres Tuban, sejak tanggal 7 Juni-1 Agustus 2017, petugas memanen 15.986 butir karnopen dan uang tunai Rp3.161.000. Pil terlarang itu ditemukan dari 13 rumah di empat kecamatan di Tuban.

Rinciannya, 522 butir di Dusun Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Rabu (7/6). 80 butir di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kamis (8/6). 53 butir di Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Jumat (9/6). 66 butir di Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Jumat (9/6). 330 butir di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kamis (15/6). 100 butir di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Tuban, Jumat (16/6).

Delapan butir di Desa Cempokorejo, Kecamatan Palang, Sabtu (17/6). 5.000 butir di Desa Karangagung, Kecamatan Palang. 553 butir di Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban, Selasa (13/7).

Baca Juga :   PSK Pasar Sapi Jatirogo Kelimpungan

100 butir di Kelurahan Baturetno, Selasa (18/7). 38 butir di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Selasa (18/7). 91 butir di Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban, Selasa (25/7), dan terakhir bandar di Desa Gesing, Kecamatan Semanding. (Aim).

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *