Rekind Gelar Syukuran dan Doa Bersama Anak Yatim

Rikind syukuran

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Rekayasa Industri (Rekind) menggelar syukuran dan doa bersama anak yatim Yayasan Hidayatullah di Jalan Lisman nomor 8, Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (5/8/2017).

Gelaran syukuran tersebut dalam rangka penyelesaian akhir kontrak proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) 3 dan 5, Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang di operatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Direktur Development dan Risk Management, Zanuar Budi Norman, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas keberadaan PT Rekind di Bojonegoro dan Cepu dengan capaian progress 100 persen di proyek Lapangan Banyuurip.

“Dan yang kita kerjakan merupakan project-project yang sangat sulit dan rumit. Tapi, alhamdulilah kita sebagai anak bangsa bisa menyelesaikan dengan baik dan EMCL selaku operator bisa merasa puas,” katanya.

Disampaikan, jika kekuatan anak bangsa sangat dahsyat. Dilihat, seluruh jajaran direksi, karyawan dan staff di PT Rekind barasal dari berbagai macam latar pendidikan. Tidak hanya enginer, tapi juga di finance, juga ada legal.

Baca Juga :   PG Blora Siap Beroperasi

“Rata-rata berusia muda dan asli Indonesia, yang membuktikan mampu membangun proyek sebesar ini di Blok Cepu,” tegasnya.

Keberadaan orang asing memang penting, namun menurut Yayan, sapaan akrabnya, hanya sebagai pembelajaran saja. Bisa menimba ilmunya dan transferknowledge yang baik. Sehingga, kedepan bisa mengerjakan proyek-proyek itu dengan lebih baik.

PT Rekind sebagai EPC Company dan commisioning company yang sudah membangun beberapa industri, tidak hanya di sektor minyak dan gas. Namun juga mampu membangun pabrik pupuk, pembangkit listrik dari panas bumi dan beberapa industri lainnya.

“Kita sudah banyak pengalaman, alangkah baiknya untuk proyek kedepan bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi masyarakat sekitar,” tukasnya.

Pihaknya juga memotivasi kepada generasi muda di Bojonegoro untuk maju. Tidak harus sekolah di luar negeri, atau dengan biaya mahal. Karena keberadaan PT Rekind secara tidak langsung memberikan pelatihan bagi masyarakat Bojonegoro.

“Kami juga minta doanya untuk pekerjaan selanjutnya di Jambaran-Tiung Biru (J-TB), yang Insya Allah satu atau dua bulan segera dikerjakan,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Kerusakan Jalan Blok Cepu Hanya Diurug Pedel

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *