Pembangunan Jembatan Swadaya Selesai Dikerjakan

Warga ngembul bangun jembatan

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Jerih payah warga Dusun Ngembul, Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dalam swadaya bergotong-royong membangun jembatan sepanjang kurang lebih 45 meter x 2 meter menuju di lahan pertanian warga dan RT 10 yang dilakukan sejak hari Kamis (6/7/2017) lalu telah selesai dikerjakan. Pembangunan jembatan dengan gladak maupun pagar dari kayu, dan enam tiang yang dibangun dengan cor tersebut kini sudah bisa dinikmati oleh warga, dan tinggal membangun jalan untuk diperlebar.

“Alhamdulillah pembangunan jembatan secara murni swadaya gotong royong warga ini sudah selesai, dan sudah bisa dilewati warga tinggal memperlebar jalannya saja,” kata salah satu warga Dusun Ngembul, Parji, saat ditemui suarabanyuurip.com disela sela melakukan pengecatan pagar jembatan, Kamis (10/8/2017).

Pembangunan jembatan tersebut diluar prediksi warga sebelumnya. Karena semula warga hanya berniat membangunnya dengan sederhana dari bambu. Namun setelah dilakukan musyawarah ulang warga sepakat untuk membangunnya yang lebih bagus dengan memanfaatkan jelurung besi bekas jembatan poros Desa Butoh-Trenggulunan yang saat ini juga sedang dilakukan pembangunan.

Baca Juga :   Hingga Oktober 2022, Terjadi 107 Peristiwa Kebakaran di Bojonegoro

“Untuk biaya pembangunan jembatan murni urunan warga. Selain berupa uang juga berupa material seperti semen dan lain sebagainnya. Kalau ditotal keseluruhan berupa uang hampir mendekati Rp 200 juta untuk membangun jembatan ini,” tutur Parji yang setiap harinya beraktivitas sebagai petani ini.

“Dengan semangat gotong royong warga yang kuat akhirnya jembatan yang diinginkan bisa terwujud, dan jika musim hujan kondisi sungai banjir warga sekarang sudah tidak lagi kesulitan untuk menyeberang karena sudah ada jembatannya,” sambung Loso warga setempat.

Kepala Desa Butoh, Matyanto, mengaku, mendukung penuh niat warga untuk membangun jembatan tersebut. Untuk kedepan, kata dia, juga berencana akan mengarahkan pembangunan jalan yang saat ini sedang dilakukan pelebaran jalan jalur dari jembatan menuju RT 10 dan lahan pertanian ini.

“Mulai hari ini tadi warga sudah kerja bakti membersihkan makam, dan melebarkan jalan yang semula layaknya seperti pematang sawah kini dilebarkan minimal selebar dua meter. Insya Allah saya rencanakan tahun depan pembangunannya berupa pengurukan pedel terlebih dulu,” kata Matyanto, saat ikut kerja bakti pembangunan jalan.

Baca Juga :   Polres Tuban Grebek Dua Penampungan BBM Illegal

Terpisah, Camat Ngasem, Machmuddin, mengapresiasi swadaya gotong royong warga Dusun Ngembul, Desa Butoh, yang masih kental meski diera tahun yang telah modern. “Luar biasa apa yang dilakukan warga harus dipertahankan dan ditingkatkan,” tandas Machmuddin.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *