Hingga Oktober 2022, Terjadi 107 Peristiwa Kebakaran di Bojonegoro

Kebakaran rumah di Desa Manukan, Kecamatan gayam, Sabtu (29/10/2022).

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Peristiwa kebakaran di Bojonegoro, Jawa Timur cukup sering terjadi. Semenjak Januari hingga Oktober 2022, ada 107 peristiwa kebakaran. Kerugian terbanyak mencapai Rp 2 miliar yakni kebakaran kandang ayam di Kecamatan Baureno.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Ahmad Gunawan mengatakan, kebakaran kerap terjadi di Bojonegoro, bahkan bukan hanya terjadi di musim kemarau saja melainkan pada musim penghujan.

“Karena itu masyarakat harus selalu waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah,” katanya, Sabtu (29/10/2022).

Gunawan mengatakan, banyak penyebab terjadinya kebakaran terutama di permukiman warga. Misalnya seperti kebocoran gas elpiji, lupa mematikan kompor hingga yang paling sering karena korsleting listrik.

Dia mengatakan, kerugian paling banyak dialami pemilik kadang ayam di Kecamatan Baureno, karena 21.800 ekor ayam dan 160 sak pakan ayam ludes terbakar.

“Kandang beserta isinya sehingga kerugian capai Rp 2 miliar. Kebakaran juga pernah terjadi di Perusahaan Realfood yang menelan kerugian sekitar Rp 1 miliar,” katanya.

Sementara, Kabid Pemadam dan Penyelamatan Damkar Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan, rata-rata penyebab kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Biasanya korsleting listrik terjadi di rumah warga dan kandang ayam. Karena itu, masyarakat harus tetap berhati-hati terhadap sesuatu yang menimbulkan api.

Baca Juga :   Rumah Warga Bojonegoro Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

“Salah satunya, untuk menghindari korsleting listrik mengganti kabel yang sudah lama serta melakukan pengecekan apakah ada kabel yang terkelupas atau tidak,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Dia mengatakan, siang tadi, Sabtu (29/10/2022) juga telah terjadi kebakaran di Desa Manukan, Kecamatan Gayam dan mengakibatkan satu warung makan dan rumah ludes terbakar. Setidaknya kerugian mencapai Rp 200 juta.

“Penyebabnya karena lupa mematikan kompor sehingga terjadi kebakaran,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *