Pak Mul Akan Sejahterakan Masyarakat Hutan

pembinaan sekda

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Jawa Timur, Soehadi Moeljono memberi arahan kepada anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Desa Deling, Kecamatan Sekar. Arahan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan LMDH Wono Hijau, di Balai Desa Deling, Kecamatan Sekar, Jumat (9/2/2018).

Dalam paparannya Soehadi Moeljono mengatakan, pembangunan pada suatu daerah bisa terlaksana jika terjalin dengan baik antara pemerintah dan masyarakat serta pihak ketiga yang terlibat. Terbentuknya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat ini, sehingga bisa mengatasi potensi masalah yang ada di wilayah masing-masing. 

“Sehingga terwujud Bojonegoro yang tangguh dan bersinergi untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Sekda menambahkan, perencanaan pembangunan pemerintah daerah saat ini fokus pada percepatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan hutan. Salah satu diantaranya, dibukanya keran kerjasama antara masyarakat dengan pihak KPH Perhutani. Kerjasama tersebut dalam hal pengelolaan lahan produktif hutan desa. 

“Terhadap masyarakat sekitar hutan ini pemerintah sudah menyiapkan bantuan untuk LMDH pada tahun 2019,” jelasnya.

Baca Juga :   Hari Ini Penetapan, Besok Undian Nomor Paslon

Beberapa hal yang menjadi permasalahan masyarakat pengelola hutan desa ini, kata Sekda, karena jumlah LMDH sejauh ini secara administrasi belum terdafatar di pemerintah desa setempat. Sehingga hal itu berdampak pada kurangnya pendistribusian pupuk bersubsidi. 

“Adanya pendataan LMDH ini nanti akan difasilitasi oleh pemerintah desa, agar masyarakat pengelola kawasan hutan terpenuhi kebutuhan pupuknya,” jelas pria yang ikut mencalonkan Bupati Bojonegoro pada 27 Juni 2018 mendatang itu.

Pak Mul – sapaan akrab Sekda Soehadi Moeljono berharap adanya perbaikan secara administrasi LMDH ini bisa mempercepat kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. 

“Jika pengelolaan LMDH ini sudah baik, nanti juga bisa menghidupkan industri kreatif bagi masyarakat khususnya ibu-ibu untuk mengembangkan hasil pertanian hutan menjadi olahan yang kreatif,” pungkas bakal Calon Bupati ( Cabup) Bojonegoro yang berpasangan dengan kade NU, Mitroatin itu.

Salah satu anggota LMDH, Wono Hijau, Kasto, warga Dusun Ngampel, Desa Deling, Kecamatan Sekar, mengatakan, saat ini pengelolaan LMDH ini terkesan berjalan sendiri. Dengan adanya penataan administrasi yang dimasukkan ke dalam administrasi desa ini merupakan bentuk pemerintah memperhatikan rakyatnya. 

Baca Juga :   2.050 Pelamar Mendaftar PPPK Tahap II di Bojonegoro, Formasi Guru Paling Diminati

“Apalagi tadi kata Sekda akan ada program pemerintah untuk bantuan pengembangan pengelolaan kawasan hutan, ini malah bagus,” jelasnya.

Hal-hal yang dipaparkan Sekda, menurutnya, sangat membantu bagi petani di kawasan hutan yang sering mengalami kesulitan mendapatkan pupuk, pembangunan jalan poros desa yang rencananya akan dilakukan dengan beton dan gang kecil menggunakan paving sehingga bisa memudahkan akses transportasi warga. 

“Jika Pak Mul jadi bupati harapannya kendala masyarakat bisa teratasi, masyarakat lebih mandiri dan punya usaha sendiri,” tambah Ngajianto, (30) Warga Dusun Jatirejo, Desa Deling.

Kepala Desa Deling, Didik Prioman mengatakan, dimasukkannya LMDH kedalam pemerintahan desa ini akan memberi banyak manfaat bagi para petani. Diantaranya, desa dengan anggaran yang dimiliki bisa memberikan intensif untuk program yang dilakukan LMDH. 

“Akan dimasukkan kedalam struktur pemerintahan desa, sehingga desa bisa memberi intensif terkait kegiatan yang dilakukan anggota LMDH,” terangnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *