SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Kontraktor Pelaksana Kegiatan Engineering Procurement and Constructions (EPC) Gas Processing Facility (GPF), Jambaran-Tiung Biru, PT Rekayasa Industri (Rekind), mengklarifikasi pernyataan terkait perekrutan tenaga kerja (Naker) yang akan dilaksanakan bulan Maret 2018 ini.
“Yang benar adalah perekrutan dilakukan pada tahun depan atau 2019 mendatang,” kata Site Manager, Zainal Arifin, kepada wartawan Suarabanyuurip.com, Kamis (1/3/2018).
Zainal menyatakan, baik tenaga keamanan atau Satpam maupun welder (tenaga las), millwrigth (tenaga perakitan), scaffolder (tenaga perancah), rigger (tenaga ahli pengikatan barang), welding inspector (tenaga las dan pengecekan), sandblaster (tenaga kebersihan partikel pasir) serta painter (tenaga gambar) masih dilaksanakan tahun 2019.
“Jadi untuk pemberitaan kemarin, itu pernyataan saya dua atau tiga bulan yang lalu. Sehingga, harus update terus dalam mendapatkan informasi kepada kami. Bisa jadi, ada perubahan situasi,” tukasnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya kesalahan informasi pembukaan lowongan pekerjaan di J-TB bulan Maret ini tidak menjadikan situasi dilapangan menjadi keruh, akibat besarnya minat pencari kerja. Sementara disinggung alasan diundurnya perekrutan tersebut, Zainal menyampaikan karena proyek EPC GPF belum dimulai.
“EPC GPF belum dimulai, jadi ya perekrutan baru dilakukan tahun depan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Rekind menunda perekrutan tenaga keamanan atau satpam yang sempat berlangsung.
“Iya, memang ada penundaan. Sempat akan direkrut sembilan orang, tapi belum jadi karena pekerjaan belum dimulai,” kata Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (28/2/2018).
Tidak hanya tenaga satpam, tapi juga tenaga kerja lainnya berbagai macam skill baru diantaranya welder (tenaga las), millwrigth (tenaga perakitan), scaffolder (tenaga perancah), rigger (tenaga ahli pengikatan barang), welding inspector (tenaga las dan pengecekan), sandblaster (tenaga kebersihan partikel pasir) serta painter (tenaga gambar) baru akan dibuka Maret 2018 mendatang.
“Kita sudah bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja untuk perekrutannya,” tukasnya.
Semua kebutuhan tenaga kerja tersebut akan diserahkan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja untuk kemudian dilakukan seleksi. Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dari awal sampai puncak konstruksi adalah sekira 1700 orang hingga 3000 orang lebih.
“Untuk tenaga kerja satu pintu, dan masyarakat bisa mencari tahu di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja ,” pungkasnya.(rien)