Jokowi Panen Jagung di RPH Ngimbang

Presiden Panen Jagung di Tuban

SuaraBanyuurip.com – Aly Imron

Tuban – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo didampingi Ibu Negara,  Iriana Jokowi, Menteri BUMN Rini Sumarno, dan Menteri KLHK Siti Nurbaya melakukan panen raya jagung di RPH Ngimbang, BKPH Sundulan, Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (9/3/2018).

Di lahan jagung seluas 7,5 hektare, Presiden berdialog dengan puluhan petani sekitar hutan setempat. 

Pantauan di lapangan, selepas turun dari kendaraan dinasnya Jokowi langsung menyapa petani dan langsung masuk area panen raya. Tanpa canggung, satu persatu jagung yang ditanam pada tahun 2017 lalu dipetik presiden. 

Setelah panen raya, orang nomor satu di Indonesia langsung melakukan tanam pohon jati. Dilanjutkan perjalanan menuju panggung utama, untuk memulai acara. 

Menteri KLHK, Siti Nurbaya menyampaikan tekait dengan pemilihan lokasi sangatlah tepat dikarenakan areal Kelompok Tani Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngimbang Makmur Kesatuan Pengelolaan Hutan (PKH) Tuban sudah mengembangkan pola tumpangsari antara tanaman jati dan jagung. Dimana konsep Perhutanan Sosial terlihat jelas sehingga dapat disaksikan tanaman kayu, dan tanaman semusim tumbuh secara bersamaan. 

Baca Juga :   Realisasi PBB-P2 Lima Desa di Bojonegoro Masih Rendah

“Semoga ini semua dapat menjadi contoh yang baik untuk daerah-daerah lainnya,” tuturnya.

Pasca panen Raya Jagung, Jokowi akan menyaksikan Pola Tumpangsari Jagung dan Tanaman Jati, serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial.

Presiden R.I juga akan menyaksikan langsung, dan memberikan contoh penjarangan pohon jati di depan blok jagung pada areal seluas 7-8 ha.

Selain itu, Presiden juga akan menyerahkan SK Perhutanan Sosial kepada 13 kelompok tani hutan. Dua kelompok tani hutan dari Bojonegoro sebanyak 2 SK dengan luas 1.494,2 Ha sejumlah 1.342 KK. 

Kemudian 3 SK bagi kelompok tani hutan dari Blitar dengan luas 1.399,6 Ha sejumlah 1.284 KK.

Bersamaan dengan itu juga penyerahan SK Perhutanan Sosial bagi petani hutan dari Kabupaten Malang sebanyak 8 SK dengan luas 6.092 Ha sejumlah 6.517 KK. Total yang diserahkan 8.975,8 Ha bagi kelompok/LMDH sebanyak 9.143 KK. Secara Keseluruhan di Indonesia, sudah di SK-kan 1,46 juta Ha, bagi 4200 kelompok sebanyak 280.000 KK. 

“Ini adalah kerja bersama, pekerjaan gotong royong, untuk itu saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak,” pungkas Siti Nurbaya. (aim)

Baca Juga :   Harga BBM Turun, Sembako Terus Meroket

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *