SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban -Â Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menargetkan perbaikan jembatan Cincin Lama Widang-Babat yang ambruk pada Selasa (17/4) kemarin, akan selesai pada H-10 sebelum Lebaran Idul Fitri 2018. Berikut rencana kerja perbaikan jembatan yang disampaikan PU Bina Marga kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Jawa Timur, dalam diskusi di Balai Besar VIII Surabaya hari Selasa (24/4/2018).
Usai rapat koordinasi, Wakil Ketua Komisi D DPRD Tuban, Tulus Setyo Utomo, menyampaikan, tim melakukan evakuasi mulai tanggal 20-26 April, pembongkaran plat lantai beton dan aspal dikerjakan mulai tanggal 22-28 April. Pembongkaran rangka jembatan mulai tanggal 27 April-3 Mei 2018.
Sementara, penyesuaian level Pier Head Existing mulai tanggal 2-8 Mei, mobilisasi rangka baja (by Owner) mulai tanggal 24-30 April. Pemasangan rangka baja baru mulai tanggal 5-24 Mei, Bekisting Plat Deck & pembesian mulai 24-27 Mei, pengecoran Deck Slab & Finishing mulai tanggal 28 Mei-4 Juni, dan Open Traffic pada tanggal 5 Juni 2018.
“Saya mengapresiasi karena pembongkaran beton jembatan bentang ke-3 lebih cepat tiga hari dari jadwal yang ditentukan,” ujar Tulus kepada suarabanyuurip.com melalui sambungan teleponnya.
Mantan Kades Bandungrejo ini menambahkan, menindaklanjuti ambruknya jembatan Cincin Lama yang dibangun kisaran tahun 1978, Kementerian PUPR saat ini sedang melakukan beberapa hal. Mulai uji dinamis, uji statis di Jembatan Cincin Baru serta pengambilan dan pengujian sampel baja di Jembatan Cincin Lama.
Salah satu pendiri Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Jatim ini, juga menyampaikan riwayat penanganan Jembatan Cincin Lama oleh Kementerian PUPR dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Pemeliharaan rutin jembatan di tahun 2015 meliputi, pengecatan jembatan, Jacking & pengencangan baut. Tahun 2016, pemeliharaanya meliputi pengencangan baut, perbaikan Expantion Joint, dan pengecatan.
Pemeliharaan rutin jembatan di 2017 mencakup, pengecatan jembatan, Jacking & pengencangan baut, penggantian plat buhul, dan penggantian Bearing. Sedangkan kegiatan Preservasi Rehabilitasi jembatan Tuban-Babat-Lamongan-Gresik di 2018, meliputi perbaikan pasangan batu di parapet jembatan, perbaikan beton yang spalling (gompel), penanganan keretakan beton, dan penguatan Fiber Reinforced Polyner (FRP).
Sebagai catatan, perbaikan jembatan penghubung Kabupaten Tuban-Lamongan ini membutuhkan waktu 46 hari. Terhitung sejak tanggal 20 April sampai dengan 5 Juni 2018. Untuk pemasangan rangka baja baru menggunakan metode prancah. Sedangkan pembongkaran jembatan lama dengan pembobolan plat lantai beton dan aspal serta pemotongan profil baja.
“Untuk material rangka jembatan baru sudah tiba di lokasi,” tambah pria humanis ini.
Terpisah, Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, menambahkan, mulai hari Selasa (24/4/2018) terhitung sejak pukul 06:00 WIB, jembatan Widang-Babat sebelah Timur sudah bisa dilalui kendaraan dari dua arah. Keputusan ini merupakan hasil rapat koordinasi lanjutan Forum Lalu Lintas terkait patahnya Jembatan Widang yang menghubungkan antara Kabupaten Lamongan dan Tuban, di Gedung Dihub jalan A Yani Surabaya, Senin (23/4) kemarin.
Untuk kendaraan kecil dan Bus masih dapat melintas dua arah (baik dari arah Lamongan maupun dari arah Tuban) di atas jembatan widang yg masih berfungsi. Kendaraan truk dan kendaraan berat dari arah Tuban yg akan menuju Surabaya, diwajibkan melewati jalan deandles/ jalan Utara. Selain itu, Kementerian Perhubungan menyiapkan rambu dan papan himbauan.(aim)