SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, kini miliki Sekretaris Daerah (Sekda) baru. Setelah sehari sebelumnya Blora tidak memiliki pejabat tersebut. Lantaran pelantikan ditunda dan tidak diketahui penyebabnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora, Joko Ristriyono, mengatakan, penundaan sehari tersebut tidak berdampak pada jalannya roda pemerintahan dan birokrasi di Pemkab Blora.
“Tidak ada pengaruhnya. Semuanya lancar-lancar saja. Kalaupun ada surat, tinggal didisposisi kepada pejabat yang lain,” ujarnya.
Joko Ristriyono membenarkan, bahwa pelantikan Komang Gede Irawadi sebagai Sekda Blora sebenarnya dijadwalkan hari Senin (4/6/2018) namun ditunda dan dilaksanakan hari Selasa. Penundaan itu atas perintah oleh Bupati.
“Alasanya kenapa ditunda, silahkan tanya bupati,” tandasnya.
Selasa (5/6/2018), pukul 13.00, Komang Gede Irawadi, dilantik dan diambil sumpah janji menjadi Sekda oleh Bupati Blora Djoko Nugroho, menggantikan Bondan Sukarno yang telah purna tugas.
Sebelumnya, Komang, menjabat Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Pengangkatan Komang Gede Irawadi sebagai sekda telah melalui sejumlah tahapan dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama sekretaris daerah.
Seleksi diikuti lima orang pejabat, yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Purwanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Samgautama Karnajaya, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Wahyu Agustini, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Slamet Pamuji serta Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Komang Gede Irawadi.
Dari lima peserta, panitia seleksi (pansel) memutuskan tiga orang dinyatakan memenuhi syarat dan direkomendasikan kepada Bupati Blora untuk diangkat menjadi sekda. Ketiganya adalah Komang Gede Irawadi, Slamet Pamuji dan Wahyu Agustini.
Ketiga nama itu selanjutnya diajukan kepada Gubernur Jateng dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pengajuan itu dalam rangka koordinasi dan verifikasi terkait proses seleksi apakah sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Setelah semuanya dinyatakan memenuhi prosedur, Bupati Djoko Nugroho selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) selanjutnya memutuskan menunjuk Komang Gede Irawadi sebagai sekda. Surat keputusan (SK) bupati itupun telah dibuat.
Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bondan Sukarno, yang hampir dua tahun menjabat sebagai Sekda dan telah membantu menjalankan tugas pemerintahan di Kabupaten Blora.
“Terimakasih kepada Pak Bondan atas pengabdiannya selama ini dan sudah menciptakan prestasi di berbagai bidang. Semoga dengan berakhirnya tugas sebagai ASN, tidak membuat pengabdian berhenti. Karena pengabdian kepada bangsa dan negara tidak hanya dilakukan ketika menjadi ASN saja,†ucap bupati di ruang Pertemuan setda Blora.
Sedangkan bagi pejabat yang baru dilantik sebagai sekda segera menyesuaikan dengan jabatan yang barunya.
“Semoga Pak Komang bisa meneruskan kepemimpinan yang ditinggalkan Pak Bondan. Saya minta seluruh Kepala OPD, Camat, BUMD dan lainnya bisa mendukung kerja Pak Komang sebagai Sekda yang baru,†lanjut Bupati.
Sekda Blora, Komang Gede Irawadi, menyatakan, terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjabat sebagai Sekda.
“Sejujurnya jabatan Sekda tidak ada dalam impian saya. Namun apa boleh buat, karena ini amanah yang diberikan kepada saya, maka akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Mohon dukungan dari semuanya agar kita bisa bersama-sama membantu tugas-tugas Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan visi misinya,†kata Komang Gede Irawadi.(ams)