Gogo Ikan di Sekitar Gas Sumber, Pulang Bawa Kambing

gogo ikan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Warga Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan sekitarnya tumpah ruah memadati area Dam (pengatur atau tampungan air) Merakurak yang berada di sekitar Lapangan Gas Sumber. Bagi yang beruntung menangkap ikan tanpa alat, bakal pulang membawa hadiah seekor kambing. 

“Lomba gogo ikan ini dalam rangka menyemarakkan Gerakan Makan Ikan dan Gemar Makan Telur dan Minum Susu Tuban,” ujar Ketua Panitia Dwi Soecipto, kepada suarabanyuurip.com, di sekitar Dam Merakurak, Selasa (3/7/2018).

Dia bersyukur tangkap ikan yang dikemas sederhana ini menjadi magnet bagi masyarakat yang gemar gogo (menangkap ikan dengan tangan). Selain pertama kali di Tuban, tangkap ikan tanpa alat ini juga unik. 

Camat Merakurak, Agung Triwibowo, membenarkan gogo ikan ini akan menjadi acara tahunan di wilayahnya. Kalau tahun ini hadiahnya kambing, maka tahun berikutnya seekor Sapi. 

“Luar biasa antusiasme warga,” sergah pria yang sebelumnya bertugas di Bappeda Tuban. 

Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Tuban, Amenan, menjelaskan dalam acara Gemarikan dan Gemarampai melibatkan 1.500 peserta didik dari SD, MI, dan TPQ. Sedangkan untuk ikan yang ditebar jumlahnya sekitar 1.500 ekor ikan Nila dan Bawal hasil budidaya petani lokal. 

Baca Juga :   Dishub Bojonegoro Buka Layanan Call Center untuk Pengaduan Masyarakat

“Kalau dulu di Pendopo, tahun ini acaranya kita pusatkan di tengah-tengah masyarakat,” tambah Amenan.

Pria ramah ini menegaskan, lomba gogo ini memperebutkan lima ekor kambing. Kategori pemenang lomba dan hadiah seekor kambing bagi peserta yang mendapatkan ikan tercepat. Seekor kambing bagi penampilan peserta terunik. 

Selain itu, seekor kambing bagi peserta mendapatkan ikan terbesar. Seekor kambing bagi peserta laki-laki mendapatkan ikan terbanyak. Seekor kambing bagi peserta perempuan yang mendapatkan ikan terbanyak.

“Lomba ini merupakan terobosan Diskanak kerjasama dengan Pemdes Sambonggede, dan Semen Gresik,” jelasnya. 

Sebagaimana intruksi Bupati Tuban, Fathul Huda, Amenan berpikir jika setiap ada genangan air harus ada ikannya. Perubahan mindset inilah yang perlahan akan diterapkan ke masyakarat, supaya gemar makan ikan, telur, dan susu. 

Sebatas diketahui, beberapa acara serentak dalam acara Gemarikan dan Gemarampai meliputi, pameran dan lomba masak kreasi menu dan cipta menu berbahan baku ikan. Lomba koki kecil.

Pawai gunungan ikan lele (gunungan 2 meter). Diikuti gunungan ikan lele dengan para pembudidaya. Terakhir restoking bibit ikan di perairan waduk/DAM dan sungai. (aim)

Baca Juga :   Penumpang Arus Balik di Terminal Rajekwesi Menurun

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *