SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Lamongan – PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Sales and Operation Region (SOR) III Area Bojonegoro mengadakan kegiatan sosialisasi “Keselamatan Penggunaan Gas” di Perumda (Perumahan Daerah) Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (12/09/2023).
Dalam spirit terus menebar energi baik untuk negeri, PGN Area Bojonegoro meliputi Kabupaten Lamongan, kali ini mengemas agenda sosialisasi dalam helat terapi penyembuhan Ling Tien Kung. Yakni ilmu titik nol atau ces accu manusia.
Terapi ini disebut sebagai solusi kesehatan tanpa alat, tanpa obat, dan tanpa ragat atau biaya. Sebanyak 25 orang lanjut usia (lansia) lingkungan Perumda Lamongan hadir dalam gerakan terapi kesehatan Ling Tien kung.
Selain itu, PGN Bojonegoro juga memberikan dukungan berupa pemberian makanan tambahan, antara lain susu kedelai, buah, dan makanan ringan snack kepada para lansia.

Instruktur gerak terapi Ling Tien Kung, Joko Suhartono, mengingatkan pula kepada para peserta untuk senantiasa hadir di kegiatan lansia tersebut dan menjaga kesehatan secara rutin dalam seminggu sekali.
“Sebab dapat memberikan langkah pencegahan untuk penyakit yang biasa menjangkiti lansia,” katanya.
Tentu layanan PGN tak berhenti di terapi kesehatan saja, karena dirangkai dengan sosialisasi keselamatan penggunaan gas kepada para hadirin. Guna mencairkan suasana dan menarik minat, peserta diberikan beberapa quiz pengetahuan umum pengenalan gas bumi dan permainan menarik.
Suluh pengetahuan yang disampaikan dalam acara diantaranya ialah, penggunaan yang benar dari valve atau kran sebelum meter hingga peralatan kompor gas bumi. Lalu prosedure pelaporan kebocoran gas bumi dan contact center.
“Terima kasih yang sebesar besarnya kepada PGN atas program yang dilaksanakan hari ini,” ucap Joko Suhartono.
Terpisah, PT. PGN Tbk SOR III, Area Head Bojonegoro, Muchammad Arief menyatakan, bahwa pihaknya berusaha mengadakan kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan gas alam. Caranya selain mengundang pelanggan ke gedung pertemuan juga dengan pendekatan lain yaitu mengikuti kegiatan warga salah satunya senam sehat bersama.
Selain menggelar sosialisasi pihaknya juga ingin mendengar suara pelanggan baik itu permintaan informasi ataupun pertanyaan lainnya seputar pelanggan.
“Pastinya kedekatan kami dengan warga terutama pelanggan dalam kegiatan dirasa lebih efektif dan tepat sasaran,” beber pria asli Surabaya ini.(fin)





