SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyayangkan sikap operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Pertamina EP Asset 4, yang tidak memberikan undangan terkait acara silaturahmi dengan stakeholder tingkat desa dan kecamatan di Pad B, Rabu (4/7/2018) lalu.Â
“Secara kelembagaan, tidak ada undangan ke Pemdes Ngampel,” kata Sekretaris Desa Ngampel, Hantoyono, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (5/7/2018) kemarin. Â
Menurutnya, sikap operator pengganti JOBP-PEJ (Pertamina EP Aset 4) itu tidak transparan, karena undangan tersebut hanya ditujukan kepada kepala desa. Karena alasan itulah yang menyebabkan Kades memboikot undangan silaturahmi yang sesuai informasi mengundang stakeholder tingkat desa.Â
“Jadi kalau ditanya ada sosialisasi, kami tidak tahu karena tidak ada pemberitahuan apa-apa,” jelasnya.Â
Sebelumnya, melalui siaran persnya, Manajemen Pertamina EP Aset 4 mengadakan pertemuan dengan stakeholder tingkat desa dan kecamatan dalam rangka membuka dan membangun komunikasi di lokasi Sukowati Pad B, Rabu (4/7/2018).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Departemen Humas SKKMigas Jabanusa Doni Ariyantho, Sukowati Field Manager Heri Aminanto, Asset 4 Legal & Relation Manager Agustinus, Camat Kapas Agus Purwanto, Kepala Desa Campurejo Edi Sampurno, Kepala Desa Sambiroto Sujono, beserta Danramil dan Polsek Kota.
Dalam sambutannya, Doni menyampaikan, mulai tanggal 20 Mei 2018 operator di lapangan sukowati bukan lagi dikelola JOB PPEJ namun oleh PT Pertamina EP.
Dijelaskan, PT Pertamina EP Asset 4Â Sukowati Field tidak seperti JOB PPEJ yang hanya memiliki wilayah kerja pertambangan hanya di Sukowati. Namun Pertamina EP memiliki wilayah kerja seluruh Indonesia sehingga perhitungan revenue Pertamina EP akan dijumlahkan seluruh Indonesia.
“Oleh karena itu, Â dukungan dari masyarakat juga sangat diharapkan agar Pertamina EP bisa memproduksikan dan mendapatkan minyak dengan hasil yang sesuai target,” jelasnya.
Sementara itu, Heri Aminanto mengharapkan dukungan dari Pemdes dan Muspika agar PT Pertamina Asset 4 Field Sukowati sebagai operator baru yang sebelumnya adalah JOB Pertamina-PetroChina East Java menjalankan operasi migas dengan lancar sesuai arahan dari pemerintah untuk meningkatkan produksi Sukowati.
“Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan bahwa Pertamina EP membuka peluang tenaga kerja lokal,” imbuhnya.
Peluang tersebut tentu saja dengan beberapa syarat di antaranya memiliki sertifikat yang keluar dari badan resmi terkait, SKCK dari Kepolisian, Medical Check Up/ Bebas Narkoba dan sehat Jasmani, serta Batas usia maksimal 56 Tahun. Â