Setjen Wantannas Kunker di PT Semen Gresik

Wantanas kunker di PT SG

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban– Dalam rangka Pengkajian Daerah (Kajida), tim Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di PT Semen Gresik (persero) di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (30/8/2018).

Tim Setjen Wantannas tiba di kantor PT SG sekitar pukul 08.30 WIB, dan di sambut oleh Dandim 0811/Tuban, Letkol Inf Nur Wicahyanto, Waka Polres Tuban, Kompol Teguh Priyo Warsono, dan Dirut Semen Gresik, Saifudin.

“Selamat datang kepada tim Wantannas dalam rangka Kunker di PT Semen Gresik (SG) pabrik Tuban,” ujar Dirut Saifudin, dalam sambutannya.

Saifudin menjelaskan, dengan masuknya pemain semen baru baik domestik maupun dari luar dalam industri Semen, menjadikan persaingan sangat ketat. Harga cenderung naik, dan itu semua menjadi tantangan yang perlu kita hadapi.

Untuk saat ini, Semen Indonesia penjualan produksinya turun, dan pihaknya bersyukur pada semester satu tahun 2018 tren penjualan masih bisa dihadapi dengan baik.

“Dalam pengelolahan produksi dan pasca tambang Semen Indonesia, akan berupaya semaksimal mungkin sehingga bisa di pakai untuk lahan pertanian,” terangnya.

Baca Juga :   Hakim Putuskan Hukuman 3 Terdakwa Perintangan Tambang Bojonegoro 3 Bulan Kurungan Percobaan

Sementara, Mayjen TNI Aris Martono Haryadi, menjelaskan, tim Wantannas mempunyai tugas melaksanakan kajian di daerah, kemudian hasilnya akan dilaporkan kepada Presiden selaku Ketua Dewan Ketahanan Nasional.

Kajian yang dilaksanakan tim Wantannas meliputi aspek ekonomi, sosial dan budaya di Kabupaten Tuban. Salah satu kajiannya terkait penjualan yang sering melanda pada musim hujan sehingga akan dilaksanakan upaya ataupun solusi untuk mengatasi hal tersebut.

“Keamanan pertahanan tugas kami adalah memberi masukan kepada Presiden RI,” sambungnya.

Selain itu, Aris Martono menambahkan, ada upaya reklamasi pasca tambang yang dilaksanakan oleh PT SG yang lumayan berhasil. Bekas galian semen yang perlu kita lihat data di lapangan, termasuk perkembangan bisnis semen sehingga bisa kita sampaikan kepada Presiden apa yang bisa dihasilkan dengan proyek semen BUMN di Tuban.

“Seluruh instansi pemerintah daerah dan akademisi yang ada kami harapkan untuk ikut berdiskusi terkait masalah yang ada dan akan dibuat resume kepada Presiden,” pintanya.

Sekitar pukul 09.15 WIB, dilaksanakan penayangan video profil Semen Gresik. Sekaligus presentasi penjualan dan penanganan dampak limbah yang disebabkan dari Semen Indonesia.

Baca Juga :   Penambang Galian C di Bojonegoro Tewas Tertimbun Longsor

Adapun tim Wantannas yang ikut dalam Kunker meliputi, Mayjen TNI Aris Martono Haryadi, Kolonel Czi Rido Hermawan, M. Sc, Ir. Hadian Ananta Wardana, CES, Kolonel lnf Judi Paragina Firdaus, M.Sc, Kolonel Czi Budi Irawan, S.ip,M.Si, dan Kombes Pol. Yulias, S.lk.

Setelah berkunjung ke PT SG, tim kemudian bertemu dengan Forkopimda Tuban di Rumah Dinas Bupati Komplek Pendopo Krida Manunggal Tuban.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *