SMPN 1 Purwosari Galang Dana untuk Korban Donggala

SMPN 1 Purwosari Galang Dana untuk Korban Donggala

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Kepedulian terhadap korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, terus mengalir. Kali ini, kepedulian itu ditunjukkan SMP Negeri 1 Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Lembaga pendidikan yang berada di jalur proyek Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), itu melakukan penggalangan dana dari guru, karyawan tata usaha, dan para siswa. Penggalangan dana dilaksanakan setiap pagi setelah apel di lapangan upacara selama lima hari mulai Selasa – Sabtu (2-6/10/2018).

Total dana yang terkumpul sebanyak Rp7.002.600. Saat ini, pihak sekolah masih membahas diinternal dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Kegiatan sosial ini disambut positif para siswa. Mereka berharap bantuan ini bisa ikut meringankan beban para korban gempa.

“Rasanya senang banget bisa bantu mereka, walaupun kecil,” kata Ketua OSIS, Yessa Cempaka Putri.

Siswi kelas IX itu mengaku prihatin sekali dengan kondisi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Dari tayangan berita di televisi, lanjut Yessa, sapaan akrabnya, mereka telah kehilangan rumah dan harta benda, juga keluarganya.

Baca Juga :   Ragam Prakarya Semarakkan Harmoni Banyuurip 2018

“Semoga saudara-saudara kita di sana diberi kesabaran; ketabahan, dan kekuatan,” pesan pelajar asal Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam itu.

Kepala SMP Negeri 1 Purwosari, Djoko Sutrisno mengucapkan terimakasih kepada guru, karyawan TU dan siswa atas keihklasannya yang sudah menyisihkan uangnya untuk membantu korban bencana.

“Semoga kita semua bisa menghambil hikmah dari musibah yang menimpa saudara kita di Donggala, Palu dan beberapa wilayah sekitarnya. Sudah sepatutnya kita yang di sini selalu bersyukur karena kita masih diberi keadaan sehat, selamat dan lancar melakukan kegiatan sehari – hari,” tutur Djoko, sapaan akrabnya.

Mantan Kepala SMPN 2 Purwosari itu berharap dengan penggalangan dana ini bisa menumbuhkan kepekaan sosial terhadap diri para siswa.

“Sehingga bisa memunculkan jiwa suka menolong dan peduli terhadap sesama,” pungkas Djoko.(suko)

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *