Kapolres Bojonegoro Bawa Lari Obor Api Menuju Pendapa

Kapolres Bojonegoro Bawa Lari Obor Api Menuju Pendapa

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Ada yang berbeda dalam kirab api abadi  sebagai rangkaian puncak Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 berlangsung hari ini, Jumat (19/10/2018). Jika sebelumnya obor api dibawa lari anggota Brimob menuju Pendapa Malwopati Pemkab Bojonegoro, kali ini yang membawa obor Kapolres Bojonegoro, AKBP. Ary Fadli.
Obor api dibawa lari kapolres mulai dari Balai Desa Ngunut, Kecamatan Dander, sampai Kantor Barkowil Bojonegoro. Diperkirakan api abadi sampai di Bakorwil pada pukul 17.00 WIB.

Kirab api melewati Jalan Bojonegoro – Nganjuk. Setelah sampai di Bakorwil obor api akan di semayamkan sementara untuk kemudian dilanjutkan prosesi penyemayaman di pendapa oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawanah pada pukul 18.00 WIB, dan dilanjutkan prosesi grebeg berkah.

Kapolres ditemani sejumlah anggotanya. Terlihat juga anggota Brimob Fauzi yang sudah beberapa kali membawa obor api setiap kirab.

Kapolres terlihat bersemangat membawa obor api abadi setelah diserahkan Camat Dander Nanik Lustiyani di damping muspika dan kepala desa se wilayah Dander.

Baca Juga :   Teguh Haryono : Pertahanan Terbaik Indonesia adalah Kebudayaan

“Ini sebagai bukti kecintaan saya kepada Bojonegoro. Oleh karena itu, pada Hari Jadi Bojonegoro tahun ini saya ingin membawa obor ini sampai pendapa,” kata Kapolres sebelum membawa obor api.

Sementara itu, proses kirab diawali dari Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem. Sebelum pengambilan api dimulai, lebih dulu dilaksanakan ritual mengelilingi api abadi yang dilakukan Camat Ngasem M. Machmudin bersama Muspika dan kepala desa di wilayah setempat. Mereka ditemani istri dengan berpakaian adat jawa. Ritual mengitari api abadi ini juga diikuti waranggana, dan Kapolres Bojonegoro.

Setelah penyerahan sesaji oleh Camat Ngasem Mahmudin kepada juru kunci. Dilanjut penyerahan selendang dari pramugari kepada Camat, Danramil dan Kapolsek diteruskan penampilan waranggana.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Amir Syahid, rute kirab api abadi berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu kirab melalui jalan desa, sekarang melewati jalan nasional.

“Sekarang jalannya kan sudah dilebarkan, jadi tidak akan mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya.
Sekalipun demikian Polres Bojonegoro tetap menyiagakan personilnya disetiap perempatan dan pertigaan untuk membantu kelancaran lalu lintas.

Baca Juga :   Pemuda Sekitar Blok Cepu Dilatih Kembangkan Agrowisata

Sementara itu, para siswa tingkat SD hingga SMA yang berada di sepanjang jalur kirab turut memberikan sambutan. Mereka baris rapi di sepanjang jalan sambil membawa bendara kecil yang dilambai-lambaikan. 

Warga di sepanjang rute kirab juga tidak menyia-nyiakan momentum tahunan ini. Mereka rela berpanas-panasan untuk melihat kirab. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *