Setyo Yuliono Jabat Plt Direktur Utama PT ADS

Setyo Yuliono asisten II perekonomian

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro – Para pemegang saham BUMD Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS – LB) untuk menunjuk pengganti sementara Ganesha Askari sebagai direktur utama perusahaan yang habis masa jabatannya per 31 Oktober 2018.

RUPS-LB yang digelar di Creative Rom, lantai VI Pemkab Bojonegoro, Senin (5/11/2018) tadi, menyepakati Setyo Yuliono, Asisten II Pemkab Bojonegoro Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, sebagai Plt Direktur PT ADS. 

“Iya betul, saya ditunjuk untuk mengisi kekosongan sementara di PT ADS,” kata Setyo Yuliono yang juga menjabat sebagai Komisaris PT ADS. 

RUPS LB digelar hanya untuk mengisi kekosongan jabatan dan belum mengarah pada permasalahan lainnya termasuk pertanggung jawaban pembukuan PT ADS tahun 2017. Termasuk pendapatan pengelolaan pernyataan modal (Participating Interest/PI) 10% Blok Cepu yang dikelola selama ini.

“Saya menjabat ini, maksimal sekitar dua bulan kedepan,” imbuh pria yang menjadi Asisten II Bagia Pembangunan dan Perekonomian. 

Sementara itu, proses selanjutnya adalah pembukaan pendaftaran calon Direktur Utama PT ADS yang memberikan kesempatan pada siapa saja mengikutinya. 

Baca Juga :   Dorong BUMD Tangkap Peluang Proyek JTB

Nanang, sapaan akrabnya, mengklaim, selama ini penunjukan direktur baru di BUMD dilakukan terbuka dan transparan, bahkan telah diumumkan di media cetak. 

“Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C, Abdullah Umar, mendukung langkah Pemkab Bojonegoro untuk segera melakukan seleksi jabatan baru Dirut PT ADS.

“Harus dilakukan secara transparan dan memberi perubahan untuk Bojonegoro,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dikonfirmasi terpisah.

Komisi dewan yang membidangi masalah kesejahteraan ini menilai, pembagian pola PI Blok Cepu antara PT. ADS dan PT SER selama ini dinilai merugikan daerah dan belum berpihak pada masyarakat. Bojonegoro sebagai daerah penghasil hanya mendapat keuntungan 25%, sedangkan 75% untuk PT SER.

Oleh karena itu, dengan tampuk pemerintahan yang baru saat ini, PT ADS bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Bojonegoro. 

“Direktur baru nanti, harus bisa menguasai masalah dan menjadi perantara yang baik dalam mengelola PI Blok Cepu,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Dana Transfer Dikepras, ADD Ring Satu Lapangan Migas Bojonegoro Berkurang Rp 1,14 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *