SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban- Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (17/11/2018) telah menerima program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Semen Indonesia (persero) sebesar Rp250 juta tahun 2018. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 14 Organisasi Masyarakat Setempat (OMS), dengan 10 proposal pemberdayaan dan empat proposal fisik.
“Kita harus menjalankan dan melaporkan dana CSR ini dengan baik,” ujar Koordinator Forum Masyarakat Kokoh (FMK) Bhakti Mandiri Glondonggede, Ngadimin, kepada suarabanyuurip.com disela- sela ceremony program CSR PT SI di balai desa setempat.
Manajer Program Pemberdayaan Masyarakat Semen Gresik (P2M-SG), Nunuk Fauziyah, menambahkan, program CSR SI tahun ini lebih terbuka, transparan, dan akuntabel. Perusahaan Semen BUMN bekerjasama dengan Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) melalui program P2M-SG.
“Dikonsep terbuka supaya seluruh elemen masyarakat mengetahui. Akan dipublikasi di media, dan semua masyarakat dapat mengaksesnya,” imbuhnya.
Dalam pelaksanaan akan dimonitoring, jadi penerima manfaat program harus bersungguh-sungguh. Diantara tim monitoring yaitu DPRD, Bappeda, media, SI, FMK, Kades, Camat, dan KPR.
Dalam pelaksanaan kegiatan ada OMS yang pelaksanaan bagus, kedepan akan direkomendasikan mudah mendapat dana program. Ini bukan sekedar janji, dan mari berusaha untuk meningkatkan kualitas bersama.
Jumlah proposal yang masuk ke P2M-SG ada 26 desa. Yang belum tersentuh ada dua desa, makanya sekarang hanya 24 desa. Dari ratusan proposal yang masuk, hanya 114 proposal yang lolos. Total anggaran ada Rp7,25 Miliar, untuk mendanai OMS dan FMK.
“Anggaran pemberdayaan Rp2 Miliar untuk mendanai 114 proposal dari 24 desa. Sebanyak Rp4,09 Miliar untuk fisik, dan anggaran FMK Rp650 juta,” tambahnya.
Kades Glondonggede, Kastur, mengucapkan banyak terimakasih, khususnya FMK, OMS, pendamping yang sabar merealisasikan program CSR. Dana tetap Rp250 juta/tahun. Bedanya tahun kemarin CSR diurus desa ke SI. Tahun ini OMS langsung mengajukan program.
“Semoga program ini bermanfaat, dan bertambah dananya,” paparnya.
Senior Manager CSR PT SI, Setiawan Prasetyo, menegaskan realisasi program inu melalui tahap panjang harus clean n clear. Semua harus dipertangungjawabkan karena PT SI adalah perusahaan publik.
“PT SI sepekan ini menjadi romur atau viral, sekarang satu keluarga dengan PT Holcim,” bebernya.
Mohon doa restunya, karena pasti desa sekitar PT SI bisa lebih baik. Kedepan akan ada tim monitoring dan evaluasi. Ini menjadi hal terpenting, karena kalau kegiatan bagus akan menjadi poin bagi Desa Glondonggede.
“Ini menjadi komitmen program fisik dan pemberdayaan harus lebih baik dan berkembang,” tandasnya.
Diharapkan kalau ada yang kurang jelas, jangan segan tanya ke P2M-SG. Ada problem maupun dampak sampaikan saja, karena perusahaan SI transparan. (Aim)