SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Peresmian Pemancangan Perdana Proyek Engineering, Procurement and Constructions – Gas Processing Facility (EPC-GPF) Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berlangsung, Jumat (4/1/2019), tanpa kehadiran Bupati, Anna Muawanah.
Bupati Anna Muawanah lebih memilih menghadiri penandatanganan kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di rumah dinasnya, tanpa mewakilan undangan peresmian pemancangan perdana EPC-GPF J-TB kepada wakil bupati, sekretaris daerah (Sekda) maupun asisten.
Padahal proyek Gas Jambaran-Tiung Biru merupakan salah satu proyek strategis nasional yang perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
JTB Site Office & Public and Government Affair Manager PEPC, Kunadi, mengaku telah memberikan undangan kepada Bupati Anna Muawanah untuk menghadiri acara dimulainya pekerjaan EPC GPF oleh PT Rekayasa Industri ini jauh hari sebelumnya. Â
“Informasi yang kami terima, hari ini Bupati ada acara dengan PT Kereta Api Indonesia dan mungkin tidak bisa dibatalkan karena jadwalnya bersamaan,” ujarnya di sela-sela acara.Â
Pihaknya memaklumi ketidak hadiran Bupati Anna Muawanah karena acara peresmian ini sempat mundur dua kali dari jadwal sebelumnya. Rencana awal tanggal 21 Desember 2018 lalu, mundur tanggal 27 Desember 2018 dan baru hari ini bisa dilaksanakan.Â
“Meski tidak ada bupati, tapi ada yang hadir dari Kecamatan sekitar operasi dan perwakilan pemkab Bojonegoro,” tandasnya.Â
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Anna Muawanah, belum memberikan jawaban terkait ketidakhadirannya di peresmian pemancangan proyek strategis nasional ini. Â
Sementara Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto, menyatakan jika tidak ada jadwal kunjungan di Desa Bandungrejo atau peresmian pemancangan perdana di Jambaran-Tiung Biru.Â
Jadwal yang diberikan kepada suarabanyuurip.com menyebutkan, giat Bupati Anna Muawanah pada hari ini, Â adalah pelaksanaan MoU antara PT KAI dengan Pemkab Bojonegoro di rumah dinas.Â
“Jadwalnya itu,” pungkasnya.Â
Dari pantuan di lapangan terlihat, acara peresmian dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, dan Ketua DPRD Bojonegoro Sigit Kusharianto, dan Kasdim 0813.
Selain itu Direktur Utama PEPC, Jamsaton Nababan, Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan Samsu, Deputi Operasi SKK Migas, Fatar Yani Abdurrahman. Juga Direktur Utama PT. Rekind, Yanuar Budinorman dan Project Manager, Budi Prianto, serta pejabat teras Rekind lainnya.(rien)