BUMD Bojonegoro Serahkan Bagi Hasil Sumur Minyak Tua

BUMD Bojonegoro Serahkan Bagi Hasil Sumur Minyak Tua

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) memenuhi komitmen kontraktual kepada masyarakat sekitar penambangan minyak sumur tua di Kecamatan Kedewan, dengan menyalurkan program pemberdayaan pada Taman Posyandu dan Karang Taruna, Kamis (17/01/2019). 

Acara digelar di halaman SDN 1 Kedewan. Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto beserta rombongan, Muspika Kedewan, perwakilan Desa se-kecamatan Kedewan, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dan masyarakat penerima program hadir dalam kegiatan tersebut.

Direktur PT Bojonegoro Bangun Sarana, Tonny Ade Irawan menyampaikan terima kasih kepada PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu yang telah memberikan kepercayaan dan bimbingan. Serta semua pihak yang mendukung BBS dalam mengelola sumur minyak tua. 

“Program sosial ini dapat terlaksana karena sebagian keuntungan  PT BBS dari ongkos angkat angkut minyak dari sumur tua, kita kembalikan lagi kepada masyarakat,” ujarnya mengawali sambutan.

Pengembalian idilakukan melalui program pemberian HSSE, BPJS Ketenaga Kerjaan, program lingkungan yang  dilakukan secara bertahap dan bagi hasil Desa yang didistribusikan pada hari ini. 

Baca Juga :   50% Pertumbuhan Ekonomi Lokal Didorong Sektor Migas

“Semua program tersebut, akan kami tingkatkan terus seiring dengan peningkatan produksi sumur tua,” lanjutnya.

Kontribusi kepada masyarakat sekitar tambang ini sesuai amanah dari Pemkab Bojonegoro. Diharapkan kehadiran PT BBS bisa memberi manfaat bagi masyarakat. 

Sementara itu Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, mengatakan jika bagi hasil ongkos angkut minyak mentah merupakan program yang disalurkan  pertama kali oleh PT BBS.

“Sehingga, beberapa program yang belum terakomodir bisa ditingkatkan secara luas dan bisa berdampak positif pada masyarakat,” pesannya. 

Di Kecamatan Kedewan, banyak sumur tua namun baru beberapa yang dikelola PT BBS dikarenakan masih banyak penambang yang mengirimkan minyak mentahnya kepada pihak lain. 

Wawan, sapaan akrab Wakil Bupati, berharap kepercayaan penambang kepada PT BBS semakin meningkat demi kesejahteraan bersama masyarakat di seluruh Kecamatan Kedewan. 

Di Bojonegoro, lanjut Wawan, PT BBS yang pertama memberikan pendapatan asli daerah dari sumur minyak tua kepada pemerintah daerah.

“Dari pendapatan itu juga akan dikembalikan kepada masyarakat Bojonegoro,” tegasnya.

Dalam program ini PT BBS menyalurkan bantuan kepada Taman Posyandu se-Kecamatan Kedewan berupa alat permainan edukasi, tikar lipat, timbangan, dan pengukur panjang badan.

Baca Juga :   Berikut Hasil Audiensi Buruh GCI

Juga program makananan tambahan atau PMT balita, sarung timban sedangkan program bantuan untuk karang taruna se Kecamatan Kedewan yaitu berupa alat dan perelengapan olahraga

Untuk diketahui, PT BBS telah melakukan kerjasama dengan Pertamina EP asset 4  Field Cepu dalam pengelolaan sumur  tua Wonocolo, Dandangilo dan Ngrayong sejak 16 Agustus 2017. dari data yang diberikan jumlah pengiriman minyak semakin meningkat yakni lebih dari 100 Barel per hari.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *