SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu berhasil memperoleh penghargaan “Highly Commended†kategori Best Community Reporting Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA) ke-4 tahun 2019. Penghargaan tingkat internasiona itu diserahkan di Singapura Rabu (6/3/2019).
ASRA adalah pengakuan tertinggi untuk pelaporan perusahaan di wilayah tersebut.
Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Afwan Daroni menyampaikan rasa syukur atas komitmen jajarannya untuk memperkuat keberlanjutan dan merenda keharmonisan, hingga diakui kancah internasional.
“Bagi kami, komitmen atas keberlanjutan berarti komitmen untuk memberikan manfaat yang nyata, secara berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” kata Afwan dalam keterangan tertulis yang diterima suarabanyuurip.com, Jumat (8/3/2019) pagi.
Oleh karena itu, lanjut dia, seluruh aktivitas bisnis operasional Field Cepu senantiasa dibangun dengan memperhitungkan keseimbangan antara aspek ekonomi, lingkungan, dan aspek sosial.
“Cepu Field menciptakan hubungan yang harmonis dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Termasuk masyarakat dan pekerja untuk memperkuat kinerja keberlanjutan sekaligus membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kesuksesan yang diraih, menurut pria ramah ini, tidak luput dari langkah perusahaan yang saat ini sudah memasuki tahun ke-2 dalam pembuatan Sustainability Report (SR). Sementara pembuatan SR Field Cepu sudah mengacu pada Global Reporting Initiative Sustainability Reporting Standards dan International Sustainability Rating System (ISRS) 7th.
“Semoga pembaca mendapatkan manfaat berupa kemudahan akses informasi mencakup produksi, keuangan, maupun keberlanjutan, “ harap dia .
Dalam keterangan tertulis tersebut, ajang bergensi itu diikuti 82 perusahaan dari 14 negara dan mencapai putaran final Asia Sustainability Reporting Awards 2018 di 17 kategori. Para juri menyaring hampir 400 entri untuk memilih pemenang.
Penghargaan eksklusif itu diselenggarakan di British High Commissioner di Singapura H.E. Scott Wightman dan dihadiri oleh para pejabat dari berbagai bidang termasuk akademisi, nirlaba, kedutaan besar, asosiasi perdagangan dan organisasi advokasi.
Penghargaan diberikan oleh Tamu Kehormatan Jessica Cheam Managing Editor of Eco-Business, The British High Commissioner H.E. Scott Wightman dan tamu istimewa Dr Lawrence Loh Director of Corporate Governance, Institusions di NUS Business School dan Dr Wu Huijuan Assistant Director, Singapore Institute of International Affairs.
Rajesh Chhabara, direktur pelaksana di CSRWorks International dan pencipta Penghargaan, menjelaskan pelaporan keberlanjutan telah menjadi alat penting bagi pemangku kepentingan untuk melihat nilai nilai perusahaan.
Pelaporan yang berkualitas tinggi memungkinkan organisasi untuk berkomunikasi bagaimana mereka mengelola dampak, risiko dan peluang ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola mereka untuk menciptakan nilai dalam jangka pendek, menengah dan panjang.
Dia menilai, laporan keberlanjutan PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field telah menunjukkan kepemimpinan perusahaan dalam pelaporan keberlanjutan dan rasa komitmen yang mendalam terhadap transparansi, pengungkapan, dan penciptaan nilai.
Di akhir acara pemenang menerima plakat yang dirancang khusus dan dibingkai dengan kayu daur ulang.
Government & PR Staff Pertamina EP Aseet 4 Field Cepu, Intan Anindita Putri, melalui pesan singkatnya menyampaikan penghargaan tersebut baru pertama kali diterima oleh Pertamina.
“Kalau penghargaan ASRA sendiri, setiap tahun ada. Kami baru ikut di tahun 2018 dan langsung meraih penghargaan highly commended,” ujarnya yang mengaku saat ini sudah berada di Jakarta.
Dalam upaya memperhatahankan pemghargaan itu, pihaknya bertekad untk meningkatkan lagi keberlanjutan dan value untuk masyarakat.
“Transparansi dalam pelaporan di tahun 2019,” ujar wanita berkulit putih ini. (ams).