SuaraBanyuurip.com – Edi Supraeko
Bojonegoro – Sukarelawan dari ExxonMobil Cepu Limited, warga Desa Manukan, guru SD Negeri Manukan, pelajar IPNU dan IPPNU, dan guru Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) mengadakan kerja bakti di Desa Manukan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro. Masyarakat dan karyawan EMCL berbaur dalam kerja bakti sukarelawan yang digelar pada Rabu (18/09/2019). Â
Sedikitnya 160 orang terlibat dalam kerja bakti sukarelawan tersebut. Para peserta kerja bakti sukarelawan melakukan beberapa kegiatan di antaranya bersih-bersih lingkungan desa, menanam pohon glodok pecut sebanyak 110 pohon di Lapangan Desa Manukan.
Selain itu, menebar benih ikan tawes sebanyak 15 ribu ekor dan ikan nila 5 ribu ekor di Sungai Bengawan Solo, memupuk dan menanam bunga di taman SD Negeri Manukan, mengecat pagar balai desa Manukan, serta kegiatan “Fun English Day†bersama Pak Tino Voigt, Asset Manager EMCL, dan diikuti 63 siswa.Â
Kerja bakti sukarelawan di Desa Manukan ini dihadiri oleh pimpinan ExxonMobil Cepu Limited, Mirza Bourhanuddin, Senior Vice President EMCL, Tino Voigt Asset Manager EMCL, Ichwan Arifin External Affairs Manager EMCL, Camat Gayam, Agus Haryana, perwakilan BPBD Bojonegoro, Umar Ghozi, Danposramil Gayam, Sapari, DLH Bojonegoro, Fatoni, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Chumaidi, Korwascam Dinas Pendidikan Gayam, Dayat, Kepala Desa Manukan, Warngun.Â
Para peserta relawan bersama masyarakat berbaur dalam melakukan kerja bakti tersebut. Mereka secara sukarela bergotong royong melakukan kerja bakti yang dilakukan secara bersamaan yang dimulai pukul 07.00 pagi tersebut.Â
Tino Voigt, saat memberi sambutan, mengatakan, kegiatan kerja bakti sukarelawan ini merupakan bukti nyata bahwa ExxonMobil Cepu Limited ingin berbaur dan dekat dengan masyarakat sekitar dan ingin membangun dan memajukan masyarakat desa.Â
“Kami ingin dekat dengan masyarakat, dan berkembang bersama masyarakat,†ujar Pak Tino disambut tepuk tangan dari peserta kerja bakti.Â
Camat Gayam, Agus Hariyana, mengatakan, kerja bakti sukarelawan seperti ini bisa mendekatkan ExxonMobil Cepu Limited dengan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Ia berharap masyarakat bisa ikut menjaga kebersihan lingkungan dan terus berusaha memajukan dan mengembangkan desa.Â
“Kebersihan lingkungan itu harus menjadi tanggung jawab bersama kita semua. Kalau perlu di desa itu ada perdes yang mengatur kebersihan desa. Jadi, kalau ada yang membuang sampah sembarangan bisa dikenai sanksi,†ujarnya.Â
Kepala Desa Manukan, Warngun, sangat senang karena desa yang dipimpinnya ditempati kegiatan kerja bakti sukarelawan. Ia berharap, melalui kerja bakti ini akan terjalin hubungan yang lebih erat antara ExxonMobil Cepu Limited dengan masyarakat sekitar.(edi)